Sumbawa, infoaktualnews.com – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ( Mendikbud RI) menghadiri acara ritual Sedekah Zakat Masyarakat Adat Cek Bocek Selesek Reen Sury Desa Lain Kecamatan Ropang Kabupaten Sumbawa. Sebelum perayaan puncak sdekah Zakat, rombongan Mendikbud terlebih dahulu berdiskusi dengan masyarakat adat Cek Bocek. ungkap Ketua AMAN Sumbawa yang diwakili Jasardi Gunawan, Senin (30/5)
Dimana diskusi ini kata Jasardi sapaan akrabnya, sebagai bentuk tindak-lanjut atas pertemuan sebelumnya antara masyarakat adat Cek Bocek Selesek Reen Sury dengan Dirjen Ketuhanan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat di kantor kementerian bulan April lalu. Sehingga pada tanggal 30 Mei 2022, akhirnya rekan rekan dari Mendikbud memenuhi permintaan masyarakat adat Cek Bocek.
Lanjut Jasardi menyatakan diskusi cukup alot paparan tokoh adat soal atas kuburuan leluhur sebagai warisan turun temurun masyarakat adat Cek Bocek. kehadiran Mendikbud dan Ristek RI sebagai bentuk perhatian negara terhadap masyarakat adat.
“Tentu kami sangat apresiasi sekali karena tidak hanya masyarakat adat Cek Bocek saja di Sumbawa banyak lagi masyarakat adat lainnya,” cetus Jasardi
Hal senada juga diungkapkan Datu Sukanda selaku kepala adat, terkait hal tersebut sudah ada perdes maupun perkades yang mengatur tatanan sosial budaya masyarakat adat itu sendiri.
“Kami menyambut baik kehadiran rombongan dari kementerian karena tidak mudah menginjak kaki di Cek Bocek,” singkatnya.
Sementara itu, Kades Lawin Ahdiyat mengungkapkan perhatian kami di desa dalam masyarakat adat dengan membuat perdesnya, Sehingga harus bersinergi antara pemerintah desa dan adat. Begitu juga pemerintah yang lebih tinggi harus mengapresiasi dan memberikan dukungan atas masyarakat adat. ujarnya
“Saat ini, masyarakat adat telah mampu mempertahankan adat istiadatnya turun temurun sampai saat ini,” ucap Ahdiyat
Sedangkan sekdes lawing Syamsul mengungkap juga agar situs-situs (kuburan tua, red) bisa ditetapkan menjadi cagar budaya. Sehingga pemerintah dan masyarakat adat sama-sama memperhatikannya. Singkatnya.
Kemudian salah satu perwakilan Masyarakat adat Nazir Bengko menyatakan bahwa, Adat tidak ada lain harapan kami agar pemerintah benar-benar memperhatikan masyarakat adat. imbuhnya.
“Warisan leluhur kami, di wilayah adat saat ini terancam eksploitasi, bagaimana pemerintah mempertahankannya,” tungkasnya
Perwakilan Mendikbud Lita mengapresiasi sekali atas keberadaan masyarakat adat Cek Bocek yang telah melaporkan atas situs-situs kuburan leluhur masyarakat adat dan atas ritual-ritual adat yang akan dilakukan ini, salah satunya sedekah zakat.
Kegiatan tersebut dihadiri para tokoh Masyarakat Adat, Tokoh Agama, MUI Kec. Ropang, Dosen UTS, Ketua BPD se kecamatan Ropang, Camat Ropang, Kapolsek dan para tamu undangan lainnya. (IA)












