Sumbawa, infoaktualnews.com – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP. secara resmi menerima laporan pertanggungjawaban pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) tahun 2025 dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini digelar di Pendopo Bupati Sumbawa, Kamis (8/1).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyambut kehadiran Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., beserta para wakil ketua dan sekretaris BAZNAS.
Merespons laporan yang disampaikan, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot menyatakan rasa bangganya atas kinerja BAZNAS sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data, penghimpunan dan pendistribusian ZIS mengalami kenaikan yang sangat signifikan.
“Peningkatan angka ini bukan sekadar angka statistik, melainkan simbol meningkatnya kepercayaan (trust) masyarakat kepada BAZNAS. Saya melihat pengelolaan sudah semakin profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Bupati Jarot.
BAZNAS ini, terang Haji Jarot akrab disapa, memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan. Melalui program pendistribusian yang tepat sasaran, zakat terbukti mampu menyentuh lapisan masyarakat yang mungkin belum terjangkau sepenuhnya oleh APBD.
“Saya sangat mengapresiasi komitmen BAZNAS. Laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2023 dan Perda Nomor 7 Tahun 2022. Transparansi seperti inilah yang dibutuhkan untuk menjaga marwah lembaga amil zakat,” sambungnya.
Menutup pertemuan tersebut, Ir. H. Syarafuddin Jarot berharap kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS dapat terus ditingkatkan, terutama dalam program-program pemberdayaan ekonomi umat yang bersifat produktif.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumbawa yang telah berzakat. Kepada pengurus BAZNAS, teruslah berinovasi. Pemerintah Daerah akan selalu mendukung penuh langkah-langkah untuk memperkuat pemberdayaan umat di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.
Penyampaian laporan ini juga direncanakan akan diteruskan kepada Wakil Bupati, Sekda, Kemenag Sumbawa, hingga BAZNAS Provinsi NTB sebagai bentuk koordinasi lintas sektoral yang solid. (*)












