Aliran 100 Miliar ke BUMD, Politisi Golkar Rosy tegaskan Rakyat Butuh Jalan, Sekolah, dan Layanan Kesehatan, Bukan Kebijakan Tanpa Prioritas

SUMBAWA, infoaktualnews.com – Wacana pengalokasian dana hingga Rp100 miliar untuk penyertaan modal ke sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menuai sorotan tajam dari Politisi Partai Golkar Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, yang akrab disapa Rosy. Sebagai wakil rakyat dari wilayah selatan, Rosy menegaskan bahwa dana sebesar itu seharusnya diprioritaskan untuk menjawab kebutuhan paling mendesak masyarakat: perbaikan infrastruktur jalan, pembenahan fasilitas pendidikan, dan peningkatan layanan kesehatan di pelosok desa.

Menurut Rosy, di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, pemerintah harus benar-benar cermat dan berpihak kepada kebutuhan riil masyarakat sebelum menggelontorkan anggaran besar ke sektor investasi BUMD yang dinilai masih perlu kajian mendalam.

“Rp100 miliar itu bukan angka kecil. Ini uang rakyat, sehingga penggunaannya harus benar-benar terukur, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai dana sebesar ini justru dialihkan tanpa indikator keuntungan yang jelas, sementara rakyat masih berjibaku dengan jalan rusak, fasilitas kesehatan minim, dan gedung sekolah yang butuh perhatian serius,” tegas Rosy.

Rosy menilai, kondisi lapangan saat ini menunjukkan masih banyak persoalan mendasar yang jauh lebih mendesak dibandingkan penyertaan modal ke BUMD. Ia secara khusus menyoroti wilayah selatan Sumbawa yang disebutnya masih menghadapi ketimpangan pembangunan infrastruktur cukup serius.

Jalan-jalan utama di sejumlah kecamatan selatan, menurutnya, masih banyak yang rusak dan menghambat mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Situasi ini dinilai berdampak langsung terhadap lambatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Wilayah selatan ini jangan terus dipandang sebelah mata. Infrastruktur kami masih banyak yang memprihatinkan. Jalan rusak bukan hanya soal kenyamanan, tapi menyangkut ekonomi rakyat, distribusi hasil tani, akses anak sekolah, dan keselamatan warga. Kalau jalan baik, ekonomi bergerak lebih cepat,” ujarnya lantang.

Tak hanya sektor jalan, Rosy juga menyinggung masih banyaknya gedung pendidikan yang membutuhkan rehabilitasi, serta fasilitas kesehatan desa yang menurutnya masih jauh dari memadai. Baginya, pembangunan yang berpihak kepada rakyat harus dimulai dari kebutuhan dasar yang langsung dirasakan masyarakat.

“Sekolah-sekolah perlu diperbaiki, puskesmas dan layanan kesehatan desa harus diperkuat. Masyarakat ingin melihat anggaran daerah benar-benar menyentuh kebutuhan hidup mereka, bukan sekadar angka investasi yang belum tentu hasilnya jelas,” tambahnya.

Rosy juga mengaitkan kritiknya dengan janji politik pemerintah daerah Jarot–Ansori terkait target jalan mantap 80 persen. Ia menegaskan bahwa komitmen tersebut harus diwujudkan secara nyata melalui penganggaran yang berpihak pada pembangunan infrastruktur.

“Janji jalan mantap 80 persen itu harus dibuktikan. Jangan sampai di satu sisi masyarakat dijanjikan pembangunan jalan, tapi di sisi lain anggaran besar justru dialihkan ke pos yang manfaat langsungnya belum jelas. Dana rakyat harus kembali kepada rakyat,” tegasnya.

Sebagai legislator yang membawa aspirasi masyarakat selatan, Rosy secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap rencana aliran dana Rp100 miliar ke BUMD jika tidak disertai kajian komprehensif, transparansi, serta jaminan manfaat nyata bagi daerah.

Ia meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi keuangan daerah, skala prioritas pembangunan, serta potensi keuntungan riil dari investasi tersebut sebelum mengambil keputusan strategis.

“Saya menolak jika dana sebesar ini diputuskan tanpa kajian ulang yang komprehensif. Pemerintah harus melihat kondisi fiskal daerah dan menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama. Jangan sampai kebijakan besar justru melukai rasa keadilan rakyat,” pungkas Rosy.

Tentunya, setiap rupiah anggaran daerah harus dipastikan berpihak pada rakyat, memperkuat pelayanan publik, dan menghadirkan perubahan nyata bagi seluruh masyarakat Sumbawa. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)