Empat Bulan Belajar di Dunia Hukum, MBKM Fakultas Hukum UTS Resmi Ditutup

SUMBAWA, infoaktualnews.com – Empat bulan menjalani pembelajaran langsung di berbagai lembaga penegak hukum akhirnya menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Semester VI Tahun Akademik 2026 resmi berakhir, Senin (6/7/2026), ditandai dengan penarikan mahasiswa secara serentak oleh masing-masing Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di seluruh instansi mitra.

Program yang dimulai sejak 5 Maret 2026 tersebut menjadi salah satu implementasi nyata pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan secara langsung dinamika dunia kerja sekaligus mengaplikasikan ilmu hukum yang selama ini dipelajari di bangku perkuliahan.

Selama menjalani magang, mahasiswa ditempatkan di sejumlah lembaga strategis, yakni Kejaksaan Negeri Sumbawa, Pengadilan Negeri Sumbawa, Pengadilan Agama Sumbawa, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa. Di tempat-tempat tersebut, mereka tidak hanya mengamati proses kerja, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas kelembagaan yang memperkaya wawasan akademik sekaligus membentuk karakter profesional.

Melalui program MBKM, mahasiswa dibekali pengalaman nyata mengenai praktik penegakan hukum, administrasi peradilan, pelayanan publik, hingga tata kelola kelembagaan. Selain meningkatkan kompetensi akademik, program ini juga menjadi wadah untuk mengasah kemampuan komunikasi, etika profesi, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI., menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh instansi mitra yang telah membuka ruang belajar bagi mahasiswa selama empat bulan terakhir.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan MBKM tidak terlepas dari sinergi yang terbangun antara Fakultas Hukum UTS dengan seluruh lembaga mitra.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kejaksaan Negeri Sumbawa, Pengadilan Negeri Sumbawa, Pengadilan Agama Sumbawa, dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumbawa yang telah memberikan ruang belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa kami. Semoga kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi pengembangan kualitas pendidikan hukum di Universitas Teknologi Sumbawa,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti MBKM mampu menjadi bekal dalam membentuk lulusan yang unggul, berintegritas, profesional, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun perkembangan hukum di masa mendatang.

Hal senada disampaikan Dosen Pembimbing Lapangan, Jasardi Gunawan, M.H., yang menilai pelaksanaan MBKM tahun ini berjalan dengan sangat baik. Menurutnya, para mahasiswa menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi yang baik di lingkungan kerja.

“Program MBKM bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan proses pembelajaran yang sangat penting untuk membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa. Kami berharap pengalaman ini menjadi modal yang kuat ketika mereka memasuki dunia profesi setelah lulus nanti,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh instansi mitra yang telah memberikan bimbingan, arahan, serta kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui berbagai aktivitas kelembagaan yang tidak dapat diperoleh hanya dari ruang kuliah.

Sementara itu, mewakili mahasiswa peserta magang, Lalu Tirza, yang menjalani MBKM di Pengadilan Agama Sumbawa, mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan Fakultas Hukum UTS.

Menurutnya, empat bulan berada di lingkungan peradilan menjadi pengalaman yang sangat berharga karena memberikan pemahaman nyata mengenai praktik hukum sekaligus membentuk karakter sebagai calon sarjana hukum.

“Kami sangat bersyukur dapat mengikuti Program MBKM ini. Banyak ilmu, pengalaman, dan pelajaran yang kami peroleh selama berada di instansi tempat magang. Kami belajar mengenai prosedur hukum, administrasi perkara, etika profesi, hingga bagaimana memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengalaman ini sangat berharga bagi kami sebagai bekal untuk masa depan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Hukum UTS, para dosen pembimbing, serta seluruh pegawai di instansi tempat magang yang telah memberikan arahan, motivasi, dan pendampingan selama program berlangsung.

Berakhirnya Program MBKM Semester VI Tahun Akademik 2026 menjadi momentum penting bagi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa untuk merefleksikan perjalanan belajar mereka di dunia praktik. Pengalaman tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman terhadap penerapan ilmu hukum, tetapi juga memperluas jaringan profesional, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap mengabdikan ilmu bagi masyarakat.

Ke depan, Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa berkomitmen terus menjadikan Program MBKM sebagai program unggulan dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga mitra. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi sarjana hukum yang berintegritas, berdaya saing tinggi, profesional, serta siap menjawab berbagai tantangan penegakan hukum dan kebutuhan dunia kerja di Indonesia. (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)