Dikbud Sumbawa Jemput Bola, Fasilitasi Seluruh Sekolah Raih Program Revitalisasi Pemerintah Pusat

Sumbawa, infoaktualnews.com – Mengapa masih ada sekolah yang belum mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat? Pertanyaan ini kerap muncul di tengah masyarakat, terutama dari para orang tua dan tenaga pendidik yang berharap kondisi ruang kelas, gedung, hingga fasilitas belajar di sekolah terus mengalami perbaikan.

Menjawab hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui berbagai skema, salah satunya dengan mengoptimalkan program revitalisasi sekolah yang dibiayai Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, M.Si., melalui Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD), Husnul Alwan, S.Ag., menjelaskan bahwa keterbatasan kemampuan anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur pendidikan. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan langkah strategis dengan mengusulkan sebanyak mungkin sekolah agar memperoleh bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat.

Menurut Alwan, program revitalisasi merupakan salah satu program prioritas nasional yang menjadi bagian dari visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyediaan fasilitas belajar yang lebih layak, aman, dan representatif bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

“Program revitalisasi ini merupakan bagian dari program strategis nasional. Kami di daerah terus berupaya agar sebanyak mungkin sekolah di Kabupaten Sumbawa memperoleh kesempatan mendapatkan bantuan tersebut,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, saat ini Kabupaten Sumbawa telah memperoleh bantuan revitalisasi untuk delapan sekolah yang proses pembangunan rehabilitasi gedung dan sarana pendidikannya telah berjalan. Selain itu, terdapat usulan revitalisasi untuk 12 Sekolah Dasar (SD) dan 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang masih dalam proses penilaian di tingkat pemerintah pusat.

Alwan menegaskan bahwa Dikbud Sumbawa tidak tinggal diam. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, berbagai upaya terus dilakukan agar sekolah-sekolah memiliki peluang yang sama memperoleh bantuan revitalisasi. Salah satunya dengan mengundang seluruh satuan pendidikan untuk mengikuti sosialisasi sekaligus memastikan pengisian aplikasi usulan revitalisasi yang telah disiapkan Kemendikdasmen RI.

Menurutnya, kelengkapan administrasi dan validitas data menjadi faktor penting dalam menentukan peluang sekolah mendapatkan bantuan. Oleh sebab itu, seluruh sekolah diminta secara aktif memperbarui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan dalam aplikasi revitalisasi.

“Kami berharap seluruh sekolah terus memperbarui data Dapodiknya dan memastikan telah mengisi aplikasi revitalisasi yang disiapkan Kemendikdasmen. Ini menjadi salah satu syarat penting agar sekolah dapat dipertimbangkan memperoleh bantuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Alwan memastikan bahwa seluruh sekolah di Kabupaten Sumbawa akan diusulkan secara bertahap tanpa terkecuali. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh satuan pendidikan untuk memperoleh program revitalisasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.

“Kami ingin memastikan tidak ada sekolah yang merasa ditinggalkan. Semua sekolah akan kami fasilitasi untuk masuk dalam usulan revitalisasi. Ketika seluruh persyaratan telah dipenuhi dan usulan sudah masuk ke pemerintah pusat, maka tinggal menunggu proses verifikasi dan penetapan,” katanya.

Ia menambahkan, revitalisasi sekolah tidak hanya bertujuan memperbaiki bangunan yang rusak, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan mampu mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran. Dengan tersedianya ruang kelas yang representatif serta fasilitas penunjang yang memadai, diharapkan semangat belajar peserta didik maupun kinerja para guru akan semakin meningkat.

Dikbud Sumbawa optimistis, melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, kepala sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan, jumlah sekolah yang memperoleh bantuan revitalisasi setiap tahun akan terus bertambah. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan kualitas sarana pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di Kabupaten Sumbawa. (IA)

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)