Sumbawa, infoaktualnews.com – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di lingkungan pendidikan anak usia dini tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan dan kegiatan hiburan. TK Negeri 1 Sumbawa juga memanfaatkan momentum kemerdekaan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, keselamatan, sekaligus memberikan edukasi sejak dini tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
Kegiatan tersebut semakin menarik dengan hadirnya jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumbawa dalam program “Polisi Sahabat Anak”. Kehadiran polisi di tengah-tengah para siswa menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal lebih dekat tugas kepolisian sekaligus memahami dasar-dasar keselamatan berlalu lintas dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Kepala TK Negeri 1 Sumbawa, Maudara, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan edukasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian program sekolah dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
“Kegiatan hari ini merupakan salah satu rangkaian program kita dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satunya adalah program bersama kepolisian melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak dan edukasi tentang perlindungan anak,” ujar Maudara kepada media ini, Selasa (11/8).

Menurutnya, kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan agar pesan yang disampaikan polisi dapat diterima dengan baik oleh anak-anak.
Dalam kegiatan itu, para siswa terlebih dahulu mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai berbagai rambu-rambu lalu lintas dan pentingnya menjaga keselamatan ketika berada di jalan raya. Edukasi dilaksanakan di aula sekolah dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh anak usia dini.
Setelah mendapatkan materi secara teori, sambung Maudara, anak-anak kemudian diajak untuk mempraktikkan secara langsung pengetahuan yang telah mereka dapatkan di taman lalu lintas yang tersedia di lingkungan sekolah.

Suasana pun berlangsung penuh keceriaan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap arahan petugas kepolisian. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga diajak mengenali berbagai simbol dan rambu lalu lintas melalui kegiatan praktik.
Maudara mengungkapkan, respons para siswa ternyata sangat positif. Bahkan, sejumlah anak mampu mengingat dan menjelaskan kembali makna beberapa rambu lalu lintas yang sebelumnya diperkenalkan oleh polisi.
“Ternyata anak-anak sangat cerdas. Setelah diberikan edukasi, mereka mampu memahami beberapa rambu lalu lintas. Ini menunjukkan bahwa anak-anak bisa menerima pembelajaran dengan baik apabila disampaikan melalui metode yang menarik dan sesuai dengan usia mereka,” katanya.
Menurutnya, pembelajaran tentang keselamatan berlalu lintas memang penting diberikan sejak usia dini. Dengan pengenalan yang dilakukan secara bertahap, anak-anak diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga keselamatan diri serta memahami aturan dasar ketika berada di jalan.
Tidak hanya sebagai pengetahuan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya membangun kedekatan antara anak-anak dengan aparat kepolisian. Melalui konsep Polisi Sahabat Anak, sosok polisi diperkenalkan bukan sebagai figur yang menakutkan, tetapi sebagai pihak yang hadir untuk melindungi, mengayomi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk anak-anak.
“Kami sangat mengapresiasi edukasi dan program yang dilakukan jajaran kepolisian. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberikan motivasi dan stimulus kepada anak-anak agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, disiplin, berani dan memiliki kesadaran terhadap keselamatan,” ungkap Maudara.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan dalam rangka HUT RI ke-81 di TK Negeri 1 Sumbawa tidak berhenti pada edukasi lalu lintas. Sekolah telah menyiapkan sejumlah kegiatan lainnya sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun karakter anak.
Bagi pihak sekolah, momentum peringatan kemerdekaan menjadi ruang untuk menanamkan berbagai nilai positif kepada peserta didik. Mulai dari kedisiplinan, keberanian, kerja sama, kepedulian terhadap sesama, hingga kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Maudara berharap kolaborasi antara sekolah dan kepolisian melalui kegiatan edukatif seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Sebab, menurutnya, pembentukan karakter dan kesadaran keselamatan tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan keluarga dan sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Anak-anak membutuhkan motivasi, inovasi dan berbagai stimulus positif agar mereka memiliki bekal yang baik untuk menghadapi masa depan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak tersebut, semangat kemerdekaan di TK Negeri 1 Sumbawa pun tidak sekadar dirayakan dengan kemeriahan. Lebih dari itu, momentum HUT RI ke-81 menjadi kesempatan untuk membangun generasi sejak dini yang mengenal aturan, menghargai keselamatan dan tumbuh dengan karakter positif. (*)











