Kesbangpoldagri: 1 Milyar Lebih Dana Banpol Untuk 12 Parpol

13

Sumbawa, Infoaktualnews.com,-

Pemda Sumbawa sesuai dengan SK Bupati Sumbawa Nomor 200/2020 tertanggal 3 Februari 2020  yang ditandatangani Bupati Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc telah mengalokasikan anggaran bantuan keuangan bagi Partai Politik (Parpol) lewat dana APBD Sumbawa mencapai sekitar Rp 1.079.265.621,19 ( sekitar Rp 1 Miliar lebih ) guna menunjang kegiatan program pendidikan politik bagi masyarakat di daerah ini maupun untuk membantu biaya operasional kegiatan kesekretariatan, ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Sumbawa Drs Irawan Surbekti didampingi Kasubid Kelembagaan Politik Dra. Dewi Saptuti kepada media ini, kamis (8/10).

Adapun bantuan keuangan Parpol tahun anggaran 2020 senilai Rp 1 Miliar lebih tersebut  berdasarkan jumlah suara hasil Pemilu serentak 17 April 2019 lalu itu terang Irawan Surbekti akrab ia disapa, tercatat sebanyak 12 Parpol yang memiliki suara / kursi di DPRD Sumbawa yakni meliputi PKB dengan suara sah 19.663 mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 85.422.167,53, Gerindra 32.206 suara Rp 139.912.847,86, PDIP 36.869 suara Rp 160.170.365,39, Golkar 23.650 suara Rp 102.742.931,5, Nasdem 24.175 suara Rp 105.023.694,25, Berkarya 9.968 suara Rp 43.304.082,08, PKS 24.476 suara Rp 106.331.331,56, PPP 18.900 suara Rp 82.107.459, PAN 20.129 suara Rp 87.446.615,99, Hanura 13.362 suara Rp 58.048.670,22, Demokrat 19.851 suara Rp 86.238.897,81, dan PKPI 5.183 suara Rp 22.516.558,73, dengan jumlah total suara 12 Parpol mencapai 268.189 suara dengan total bantuan keuangan Parpol sebesar Rp 1.079.265.621,9, dengan nilai satu suara sebesar Rp 4.344,31, paparnya.

Irawan Surbekti juga menyatakan hingga saat ini sudah sebelas parpol yang telah mencairkan anggaran bantuan keuangannya dalam jumlah yang bervariasi sesuai dengan jumlah suara yang diraih pada Pemilu 2019 lalu, dan satu parpol lainnya yakni PKB sedang dalam proses penyelesaian pencairannya pada BPKAD Sumbawa, sehingga dalam bulan Mei 2020 ini seluruh bantuan keuangan Parpol di Sumbawa sudah bisa dituntaskan pencairannya dengan baik, tukasnya.

“Sesuai dengan hasil pemeriksaan (Audit) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas SPJ penggunaan bantuan keuangan Parpol tahun 2019 lalu secara umum tidak ditemukan adanya penyimpangan, kendati ada sedikit perbaikan administrasi itupun telah diperbaiki oleh Parpol, sehingga bantuan keuangan Parpol tahun 2020 bisa dicairkan, dengan tetap mengacu kepada regulasi aturan perundang-undangan yang berlaku, terutama mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri ( Permendagri ) Nomor 36 tahun 2018, dengan peruntukkan dana bantuan dimaksud dimanfaatkan 60% bagi menunjang kegiatan program pendidikan politik masyarakat dan 40% lainnya untuk membantu operasional kesekretariatan Parpol yang bersangkutan, karena itu kami telah meminta kepada pengurus Parpol agar dapat memanfaatkan dan menggunakan bantuan tersebut tepat sasaran, dengan SPJ akhir penggunaan anggaran dapat disampaikan paling lambat Januari 2021 mendatang,” pungkas Drs Irawan Surbekti. (IA-Dy)