Irwan Subekti: Bankeu Parpol Harus Digunakan Tepat Sasaran

74

Sumbawa, InfoaktualNews.com –

Pemda Sumbawa sesuai dengan SK Bupati Sumbawa Nomor 200/2020 tertanggal (3/2) telah mengalokasikan anggaran bantuan keuangan bagi Partai Politik (Parpol) lewat dana APBD Sumbawa mencapai sekitar Rp 1.079.265.621,19 ( sekitar Rp 1 Miliar lebih ) guna menunjang kegiatan program pendidikan politik bagi masyarakat di daerah ini maupun untuk membantu biaya operasional kegiatan kesekretariatan telah diberikan dan dicairkan oleh 12 Parpol di daerah ini.

Oleh karena itu, bantuan keuangan tersebut harus dipergunakan dan dimanfaatkan tepat sasaran sesuai dengan peruntukkannya. ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Sumbawa Drs Irawan Surbekti dalam keterangannya kepada awak media, kamis (19/11).

Adapun bantuan keuangan Parpol tahun anggaran 2020 senilai Rp 1 Miliar lebih tersebut berdasarkan jumlah suara hasil Pemilu serentak 17 April 2019 lalu. Menurutnya Irawan Subekti, semua itu sesuai dengan dasar hukum Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 83 tahun 2012 tentang pengganti UU Nomor 5 tahun 2009 tentang bantuan keuangan Parpol maupun Permendagri Nomor 6 tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 77 tahun 2014 tentang pedoman tata cara perhitungan, penganggaran dalam APBD dan tertib administrasi pengajuan, penyaluran dan Laporan Pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan Parpol dimaksud. Sehingga tercatat ada 12 Parpol yang memiliki suara atau kursi (wakil rakyatnya) di DPRD Sumbawa.

Diketahui, Belasan Parpol penerima Bankeu tersebut adalah PKB dengan suara sah 19.663 mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 85.422.167,53, Gerindra 32.206 suara Rp 139.912.847,86, PDIP 36.869 suara Rp 160.170.365,39, Golkar 23.650 suara Rp 102.742.931,5, Nasdem 24.175 suara Rp 105.023.694,25, Berkarya 9.968 suara Rp 43.304.082,08, PKS 24.476 suara Rp 106.331.331,56, PPP 18.900 suara Rp 82.107.459, PAN 20.129 suara Rp 87.446.615,99, Hanura 13.362 suara Rp 58.048.670,22, Demokrat 19.851 suara Rp 86.238.897,81, dan PKPI 5.183 suara Rp 22.516.558,73, dengan jumlah total suara 12 Parpol mencapai 268.189 suara dengan total bantuan keuangan Parpol sebesar Rp 1.079.265.621,9, dengan nilai satu suara sebesar Rp 4.344,31, paparnya.

Lebih jauh, Irawan Surbekti menyatakan, bahwa dengan telah dicairkannya Bantuan Keuangan Parpol tersebut. Maka Bakesbangpoldagri telah mengingatkan pada setiap kali pertemuan, Agar Parpol benar-benar memanfaatkan sesuai dengan peruntukkannya. Terlebih kata dia, bahwa Bankeu Parpol itu diperuntukan untuk menunjang kegiatan pendidikan politik maupun untuk menunjang kegiatan operasional Sekretariat Parpol. Dimana berdasarkan PP Nomor 83 tahun 2012 Pasal 9 ayat (3) dijelaskan bantuan keuangan kepada partai politik digunakan untuk melaksanakan pendidik politik bagi anggota Parpol dan masyarakat paling sedikit 60% dan 40% lainnya untuk kegiatan sekretariat.

“Oleh Karena itu, perlu diingatkan kepada Parpol penerima bantuan keuangan Parpol tersebut, agar LPJ atas penggunaan dan pemanfaatan dari dana Bankeu tahun 2020 itu harus sudah disampaikan kepada Bakesbangpoldagri paling lambat 31 Januari 2021 mendatang. Dengan pemeriksaan (Audit) dilakukan langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, sehingga nanti akan terlihat dengan jelas sejauh mana bantuan dimaksud dipergunakan dengan benar oleh Parpol penerima bantuan,” tutupnya. (IA-Am)