Mantap! Tim JPN Apresiasi Kinerja Kontraktor Rehab Jaringan DI Semangi

  • Bagikan

Sumbawa, InfoaktualNews –

Pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Bendungan Semangi di Desa Ongko Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa, pembangunan DI tersebut bersumber dari anggaran Pemerintah Pusat dalam tahun anggaran 2020 ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik senilai Rp 7,6 Miliar.

Diketahui, pelaksanaan pembangunan fisiknya dikerjakan oleh rekanan kontraktor PT Permata Hijau Barujari Mataram, hingga 7 Desember 2020 telah dinyatakan tuntas dan rampung, bahkan pasokan air kini telah dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat tani. Oleh karena itu, kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada rekanan kontraktor pelaksana, konsultan pengawas bersama pihak BPSDA Pulau Sumbawa yang telah menyelesaikan proyek strategis tersebut, ungkap Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN) Kejaksaan Negeri Sumbawa jaksa Jeffry G Lokopessy SH didampingi Kasi Pidsus Jaksa Reza Safetsia Yusa SH dalam keterangannya kepada awak media dirumah Manggis 7 Kejari Sumbawa Selasa (22/12).

Kendati demikian, sesuai dengan hasil inspeksi dan laporan dari Balai Pengembangan Sumber Daya Alam (BPSDA) Pulau Sumbawa, terang Jaksa Jeffry akrab Kasi Datun Kejari Sumbawa ini disapa, maka kami dari Tim JPN yang melakukan program pendampingan atas proyek tersebut menilai kondisi riel fisik lapangan kegiatan rehabilitasi jaringan tersebut telah dilaksanakan oleh rekanan kontraktor pelaksana dan diselesaikan dengan baik sebelum masa kontrak berakhir ditandai dengan pemeriksaan oleh tim PHO.

Sebab, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di wilayah DI Bendungan Semanggi di Desa Ongko Kecamatan Empang Sumbawa tersebut telah rampung dan tuntas sebelum masa kontraknya berakhir. Masih kata Jeffry, tentu kami menyampaikan atensi dan apresiasi yang mendalam kepada rekanan kontraktor pelaksana bersama tim pengawas maupun kepada pihak BPSDA Pulau Sumbawa, karena DI Semanggi tersebut merupakan salah satu proyek strategis nasional yang telah dituntaskan dengan baik sebagaimana yang diprogramkan, tukasnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Selasa (22/12) saat ditemui media ini, Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Air (BPSDA) Pulau Sumbawa Med Manjarungi, ST.,MT mengatakan bahwa kegiatan rehab D.I Bendung Semangi di Desa Ongkos Kecamatan Empang ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang mendapat pendampingan dan pengawalan dari Kejaksaan Negeri Sumbawa, dan proyek tersebut telah tuntas dan rampung 100 persen.

Lanjut Med menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunannya sendiri sesuai kontrak dimulai sejak 24 Agustus 2020 lalu dan telah dinyatakan tuntas pembangunan fisiknya awal Desember 2020, dengan jaringan irigasi yang dibenahi sepanjang 27 kilometer sambil memperbaiki daerah genangan dan embung serta rehabilitasi jaringan irigasi.

“DI Semangi tersebut sangat potensial untuk mempertahankan swasembada pangan di NTB, dengan luas areal lahan pertanian yang dapat diairi sekitar 1.232 Hektare,” ucapnya.

Dan kini aliran pasokan air yang dibutuhkan masyarakat tani telah dirasakan manfaatnya untuk mengairi areal lahan pertanian para petani. Oleh karena itu, kami mengajak para petani yang tergabung dalam kelompok tani agar mari bersama-sama menjaga dan memelihara jaringan irigasi yang sudah direhab tersebut dengan baik, sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang. tutup Med Manjarungi. (IA-aM)



  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)