Terkait Gas Elpiji 3 Kg Langka, Inilah Sikap Dewan!

  • Bagikan

Sumbawa, Infoaktualnews.com Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq mengakui kepada media ini telah  memantau persoalan yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan terkait dengan kesulitan masyarakat mendapatkan gas elpiji 3 kg.

“Atas kondisi ini, Kami akan segera mengundang pihak terkait melalui Komisi teknis (Komisi 2) sehingga dapat diketahui pangkal masalahnya kenapa terjadi kelangkaan Gas,” ujarnya.

Kita akan berupaya mencari solusi terbaik bagi masyarakat terkait persoalan ini, kata rafiq kepada awak media, Selasa malam (14/9) telah menemui sejumlah pangkalan Elpiji di Kota Sumbawa Besar dan sekitarnya. dan pantauan media Ketersediaan Gas memang benar tidak ada (habis). Disebutkan oleh salah satu pangkalan yang nggak mau disebut namanya, bahwa pasokan Dari Agen terakhir dikirim Jumat lalu, dan sampai sekarang belum lagi dikirim.

Demikian halnya di kios lainnya belum bisa memastikan kapan akan dikirim lagi. “Semoga esok hari ada gas masuk kekios kami,” katanya.

Oleh Karena itu, ada beberapa hari ini, kasihan masyarakat bolak balik menanyakan apakah sudah ada gas datang apa belum?

Terkait Persoalan ini mendapatkan attensi serius dari Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa. Menurut rafiq, bisa dibilang bukan hal yang baru, tapi dengungnya terasa lebih besar kali ini mungkin karena cepatnya keran informasi dan teknologi IT. “saya hal ini perlu segera disikapi secara cermat dan secepat-cepatnya, dimanakah  benang merahnya,” terangnya.

Masih kita ingat, bahwa  sudah lebih dari lima tahun sejak pertama kali diluncurkan. Konversi minyak tanah ke LPG bisa dibilang berhasil di Sumbawa.

Pertama kali dikenalkan butuh sosialisasi yang sangat gencar, ini karena masyarakat masih gagap dengan pemakaian gas untuk memasak.  Perlahan tapi pasti, pemakaian LPG terus meningkat. “Kami katakan, Ini sebuah konversi yang sukses dilakukan Pemerintah, baik dari sisi keuangan negara maupun energi. Bagaimanapun, bahan bakar gas jauh lebih ramah lingkungan ketimbang minyak,” tutur rafiq.

Kesuksesan ini harus dapat dipertahankan karena Penggunaan LPG terus  meningkat. Tidak hanya para ibu rumah tangga yang memakai, tapi juga pengusaha warung makan, dan usaha kecil menengah menggunakan gas Elpiji melon ini.

Terkait kondisi ini, pasokan gas harus dapat dijaga ketersediaanya. Bagi saya jika kelangkaan yang terjadi sekarang karena rantai pasok yang terbatas maka perlu dicari solusinya, apakah  kuota gasnya di Kabupaten Sumbawa harus ditambah. Bila permasalahannya bukan pada rantai pasok tapi pada rantai distribusi maka perlu segera dilakukan monitoring dan evaluasi kepada penyalur yang ada. apakah penyalurannya sudah diatur dengan baik dan proporsional untuk seluruh wilayah. ujar rafiq ketua DPC PDI Perjuangan ini.

“Harapan kita tentunya,  dalam waktu dekat ini permasalah kesulitan masyarakat dalam mendapatkan gas Elpiji 3 kg dapat segera teratasi,” pungkasnya. (IA-Dy/Ar)








  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)