SUMBAWA, infoaktualnews.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI telah menggelontorkan anggaran bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai total sekitar Rp 7 Miliar lebih ke Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa diperuntukkan menunjang program pembangunan dan rehabilitasi dua Bendungan serta jaringan irigasi di Tanah Samawa ini.
Anggaran DAK ini diperuntukan menunjang pelaksanaan program pembangunan, rehabilitasi bendung dan jaringan irigasi di dua lokasi yakni Aik Puntik Kecamatan Rhee dan Bendungan Batu Sowan Kecamatan Buer.
Hal itu dikatakan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa, Dian Sidharta, ST., kepada media ini diruang kerjanya, Rabu (7/8).
Dijelaskan Dian akrab disapa Pejabat low profile ini, Dua bendung tersebut, pertama rehabilitasi bendung Aik Putik Kecamatan Rhee menyerap anggaran sekitar Rp 1,7 Milyar, dan kedua pembangunan serta rehabilitasi bendungan, jaringan irigasi bendungan Batu Sowan Kecamatan Buer menyerap anggaran mencapai sekitar Rp 5,395 Milyar, bebernya.
Saat ini ungkap Dian, bendung Aik Putik kecamatan Rhee progress pembangunan baru mencapai sekitar 10 persen karena baru pencairan anggaran mau mencapai sekitar 30 persen dari total anggaran sedangkan bendung batu sowan kecamatan Buer baru selesai kontrak dan on progres pekerjaannya. Sebab sebut dia, sesuai dengan program perencanaan kegiatan pembangunan dan rehabilitasi dua bendungan ini direncanakan dengan pembenahan fisik bagi tubuh bendung dan jaringan irigasi.
“Insha Allah, kami optimis kedua paket proyek rehabilitasi bendung tersebut bisa rampung dengan tepat waktu,” harapnya.
Selain itu, anggaran DAK tahun 2024, juga ada pula bantuan APBD melalui anggaran Pokok Pikiran (Pokir) aspirasi puluhan anggota DPRD Sumbawa dan anggaran Direktif mmencapai sekitar 36 Paket proyek.
Dimana paket pengadaan langsung (PL) ini diperuntukkan untuk menunjang program pembangunan dan pembenahan normalisasi sungai dan pengaman tebing sungai yang tersebar beberapa titik di wilayah Kabupaten Sumbawa.
“Tentunya, dukungan segenap elemen masyarakat. Khususnya petani penerima manfaat sangat dibutuhkan, sebab jika dua bendung dan jaringan irigasi ini tuntas dibenahi tahun ini, maka diharapkan suplai pasokan air yang dibutuhkan masyarakat untuk mengairi ribuan hektar lahan di wilayah setempat dapat terpenuhi dengan baik sebagaimana yang diharapkan,” pungkasnya (IA)












