Target PAD 1,9 Miliar, Disnakeswan Sumbawa Lampaui Target 2,3 Miliar

Sumbawa, infoaktualnews.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa terus menggali sejumlah potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga kenaikkan 10 persen ditargetkan oleh pemerintah Jarot-Ansori bisa tercapai. Salah satunya, Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan (Disnakeswan) menargetkan pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 mencapai sekitar Rp 1.994.820.500.,

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Sumbawa Saifuddin SP., mengungkapkan bahwa, target PAD tahun 2025 dari Rp 1,9 Miliar tersebut bisa melampaui target yang telah ditetapkan mencapai sekitar Rp 2.336.662.000., atau sekitar 118,64 Persen.

“Allhamdulilah, kami bersama tim di Disnakeswan ini bisa mencapai target PAD yang telah ditetapkan bahkan melampaui target   sebelum Desember 2025 Mendatang. Semua ini bisa terealisasi karena kekompakan, semangat dari tim dan semua pihak yang berkontribusi atas tercapai target PAD ini,” ungkap Saifuddin akrab disapa.

PAD ini, terang Saifuddin, bersumber dari hasil retribusi hewan ternak, pemakaian kekayaan Daerah seperti kegiatan pemeriksaan ternak luar Daerah, Laboratorium dan Holding Roon.

Lanjutnya, Ia katakan, PAD dari retribusi hewan ternak ini baru terealisasi mencapai sebesar Rp. 2.336.666.000., dari Bulan Januari – 10 November 2025. Artinya, dari PAD yang ditargetkan 100 persen tersebut baru mencapai sekitar 118,64 Persen.

Kemudian pembayaran retribusi ternak perekor sebesar Rp 89.500 yang ada pemeriksaan Brusela sedangkan tanpa ada pemeriksaannya “RBT” mencapai sekitar Rp. 79.500. Dan itu semua tergantung permintaan dari Daerah tujuan pengiriman hewan ternak tersebut. bebernya.

Karena itu, retribusi hewan ternak dari tahun sebelumnya dibandingkan tahun 2025 cukup signifikan baik. Sebab sebut dia, jika melihat tren positif dari retribusi hewan ternak di Daerah ini cukup berkembang baik maka tahun 2026 akan naikan lagi target PAD di Peternakan ini sekitar 2,3 Miliar. tutur Saifuddin

“Jadi, semua hewan ternak Sapi dari Sumbawa dan Murni hasil ternak masyarakat di tanah Samawa serta tidak pernah mengambil hewan ternak sapi dari luar Daerah,” cetusnya.

Selain itu, tahun 2026 mendatang pihaknya berharap agar RPH di Sabang Moyo Utara bisa direhab sehingga dapat dimanfaatkan kedepannya dan holding ground yang bersumber dari APBD dan sejumlah titik sumur Bor untuk peternakan di beberapa wilayah yang juga telah di usulkan ke kementerian agar program-program usulan tersebut bisa terealisasi. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)