Jalan Batudulang – Tepal Capai 30 Persen, Pemda Sumbawa Optimis Rampung Tepat Waktu

Sumbawa, Infoaktualnews.com – Pembangunan ruas jalan Batudulang–Tepal yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) terus menunjukkan progres positif. Hingga memasuki akhir Mei 2026, progres fisik pekerjaan jalan yang berada di wilayah Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa tersebut telah mencapai sekitar 30 persen.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa pun optimistis proyek vital yang diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah selatan dan memperkuat konektivitas antar kawasan itu dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target kontrak yang telah ditetapkan.


Asisten II Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, dalam keterangannya kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (19/05), menjelaskan bahwa proyek pembangunan ruas jalan Batudulang–Tepal merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang mendapat dukungan anggaran besar dari pemerintah pusat melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran Multi Years 2025–2026.

Menurutnya, nilai anggaran yang dikucurkan untuk penanganan ruas jalan tersebut mencapai sekitar Rp83 miliar dengan pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada PT Metro Lestari Utama selaku kontraktor pelaksana.

“Pekerjaan ini merupakan bagian penting dalam mendukung konektivitas wilayah, terutama untuk membuka akses menuju kawasan selatan Sumbawa. Hingga saat ini progres fisiknya sudah mencapai sekitar 30 persen dan secara umum pekerjaan berjalan on the track,” ungkapnya.

Ia memaparkan, kontrak pekerjaan dimulai sejak Oktober 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 23 November 2026. Ruas jalan yang ditangani memiliki panjang sekitar 8,1 kilometer, dimulai dari sambungan pekerjaan sebelumnya pada titik Km 0+700 hingga kawasan tanjakan Punik.
Di lapangan, kata dia, pelaksanaan pekerjaan terus didukung oleh kesiapan alat berat, tenaga kerja, serta material yang seluruhnya telah tersedia di lokasi proyek.

Hal itu menjadi salah satu faktor penting yang membuat pekerjaan tetap berjalan meskipun menghadapi sejumlah tantangan alam, terutama tingginya intensitas curah hujan di wilayah Batulanteh dalam beberapa bulan terakhir.

“Memang kondisi cuaca cukup menjadi tantangan tersendiri. Curah hujan di kawasan tersebut cukup tinggi sehingga beberapa pekerjaan sempat terdampak. Namun secara umum kontraktor tetap bekerja maksimal dan menunjukkan komitmen kuat untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target,” jelasnya.

Lalu Suharmaji yang akrab disapa Ji itu juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil monitoring di lapangan, sebelumnya sempat dilakukan pekerjaan hamparan Lapisan Pondasi Bawah (LPB) sepanjang sekitar 600 meter. Namun akibat hujan deras yang mengguyur kawasan proyek, material LPB tersebut mengalami kerusakan sehingga pihak kontraktor harus melakukan pengupasan ulang dan menggantinya dengan material baru agar kualitas konstruksi tetap terjaga.

Meski demikian, pihaknya mengapresiasi langkah cepat kontraktor dalam melakukan perbaikan demi memastikan mutu pekerjaan tetap sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.

“Kami melihat semangat dan komitmen kontraktor cukup tinggi. Walaupun ada kendala di lapangan, mereka tetap bekerja serius agar proyek ini dapat selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar berkualitas,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap proyek pembangunan ruas jalan Batudulang–Tepal tersebut dapat rampung paling lambat Oktober mendatang sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Keberadaan jalan tersebut dinilai sangat strategis karena akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pedalaman Batulanteh dan kawasan selatan Sumbawa.

Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, pembangunan infrastruktur jalan juga diyakini akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan pelayanan dasar, akses pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan sektor pariwisata dan investasi daerah.

“Kalau akses jalan sudah baik, tentu aktivitas masyarakat akan jauh lebih lancar. Distribusi barang dan hasil pertanian menjadi lebih cepat, biaya transportasi bisa ditekan, dan ekonomi masyarakat akan ikut tumbuh,” tambahnya.

Sementara itu, terkait rencana kelanjutan penanganan tahap II dan III untuk ruas jalan Tepal–Batu Rotok serta Lenangguar–Teladan, Pemkab Sumbawa telah mengusulkan tambahan dukungan anggaran ke pemerintah pusat.

Diperkirakan, kebutuhan anggaran untuk penanganan lanjutan dua ruas tersebut mencapai sekitar Rp300 miliar. Saat ini proses pengusulan masih berlangsung secara intensif di tingkat pusat.

Pemerintah daerah berharap dukungan anggaran tersebut dapat segera terealisasi agar pembangunan konektivitas jalan di wilayah pedalaman Sumbawa dapat terus berlanjut secara bertahap dan berkesinambungan.

“Mudah-mudahan alokasi anggaran dari pusat bisa tersedia sehingga pembangunan tahap berikutnya dapat segera dilaksanakan. Ini sangat penting untuk mendukung pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)