Bandung,Infoaktualnews.com_ Upaya perlindungan kawasan hutan terus dilakukan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara.
Memasuki musim kemarau tahun ini telah dilakukan patroli gabungan drngan melibatkan berbagai stake holder lainnya.
Langkah tersebut ditempuh dalam rangka memitigasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bencana alam, serta gangguan keamanan hutan (gukamhut) lainnya.
Sebelumnya Patroli gabungan dilakukan di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cibodas, Kabupaten Bandung Barat pada Kamis, tanggal 2 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan, melindungi fungsi ekologis kawasan, dan meningkatkan keselamatan masyarakat sekitar hutan.
Patroli melibatkan Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Cibodas Nana Bely beserta jajaran, Komandan Regu Polisi Hutan Budi Hartono bersama anggota dan pihak Pemerintah Desa Suntenjayaa. Aksi multi pihak ini dinilai efektif sekaligus bentuk kekompakan dari para pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan kawasan hutan.
Ditempat terpisah, Administratur KPH Bandung Utara, Deden Yogi Nugraha, menyampaikan bahwa patroli gabungan menjadi langkah preventif untuk meminimalkan risiko kebakaran hutan, bencana alam, serta gangguan keamanan hutan, termasuk pencurian getah pinus di wilayah rawan.
“Perlindungan hutan memerlukan kolaborasi seluruh pihak. Melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta pengawasan secara rutin, kami berupaya mencegah potensi kebakaran hutan, menjaga keamanan kawasan, dan memastikan kelestarian fungsi hutan tetap terpelihara,” ujarnya kepada wartawan di Bandung, Selasa (07/07/2026).
Selain melakukan patroli, petugas juga memasang papan informasi larangan dan imbauan di titik-titik strategis sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Edukasi tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk menekan risiko kebakaran selama musim kemarau.
Sementara itu, Kepala Desa Suntenjaya Asep Wahyono menyatakan dukungannya terhadap upaya Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.
“Menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah berbagai potensi gangguan sehingga hutan tetap lestari dan terus memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat,” katanya.
Melalui patroli gabungan ini, Perhutani KPH Bandung Utara terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat sekitar hutan.
Pelibatan berbagai elemen sangat membantu. pelaksanaan patroli mengingat luasnya kawasan hutan yang harus dijaga.
Dilain sisi upaya memitigasi risiko kebakaran hutan bertujuan melindungi aset hutan, serta implementasi pengelolaan hutan lestari yang mendukung aspek Environmental dan Governance dalam penerapan prinsip ESG. (Didoe)












