Serap Anggaran 1 Miliar Lebih, Disnakeswan Sumbawa Salurkan 153 Ekor Sapi ke 13 KTT

Sumbawa, infoaktualnews.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor peternakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun anggaran 2026, Disnak Keswan menyalurkan bantuan 153 ekor Sapi 100 Cm kepada kelompok tani ternak yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

Program bantuan tersebut menjadi salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan populasi ternak, memperkuat ketahanan pangan berbasis peternakan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para peternak di pedesaan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Syaifudin, S.P., didampingi Kepala Bidang Perbibitan Ternak dan Pakan, Abdul Halim, S.Pt., Jumat (17/7), menjelaskan bahwa pengadaan bantuan sapi tahun ini didukung dengan alokasi anggaran lebih dari Rp1 miliar yang direalisasikan melalui sistem e-Katalog dengan pelaksana pihak ketiga, CV Rio.

Menurut Syaifudin, proses distribusi bantuan dilakukan secara bertahap agar tepat sasaran dan sesuai dengan kesiapan kelompok penerima manfaat. Hingga pertengahan Juli 2026, bantuan telah direalisasikan kepada lima kelompok tani ternak, sementara sisanya akan segera didistribusikan kepada kelompok penerima lainnya.

“Total terdapat 153 ekor sapi yang akan disalurkan kepada 13 kelompok tani ternak yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumbawa,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi para peternak. Karena itu, seluruh penerima diminta menjaga dan memelihara ternak dengan baik agar mampu berkembang biak dan memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

“Kami berharap bantuan sapi ini benar-benar dipelihara dengan baik dan tidak dipindahtangankan. Tujuan pemerintah adalah agar ternak tersebut berkembang, populasinya bertambah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga peternak,” tegas Syaifudin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program bantuan ternak merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu penopang perekonomian daerah. Dengan meningkatnya populasi sapi, diharapkan produksi peternakan daerah juga semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru.

Sementara itu, Kepala Bidang Perbibitan Ternak dan Pakan, Abdul Halim, S.Pt., menambahkan bahwa penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi terhadap kelompok tani ternak yang memenuhi persyaratan administrasi maupun teknis.

Selain bantuan ternak, para penerima juga diharapkan mampu menerapkan manajemen pemeliharaan yang baik, mulai dari penyediaan pakan, kebersihan kandang, hingga menjaga kesehatan ternak melalui pendampingan petugas lapangan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Adapun sebaran bantuan sapi tahun 2026 meliputi sejumlah kecamatan, yakni Kecamatan Alas, Buer, Utan, Rhee, Unter Iwes, Moyo Hulu, Lunyuk, dan Empang.

Melalui program ini, kata dia, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap sektor peternakan terus berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan para peternak melalui usaha ternak yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah serta komitmen para kelompok tani ternak dalam mengelola bantuan secara optimal, program ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan populasi ternak dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa. ujarnya. (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)