Sumbawa, infoaktualnews.com — Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP mendorong kawasan pesisir di Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, untuk dikembangkan menjadi kawasan kebun kelapa produktif. Menurutnya, pemanfaatan lahan kering secara tepat tidak hanya mampu menghijaukan kawasan pesisir, tetapi juga dapat meningkatkan nilai ekonomi tanah dan kesejahteraan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Sumbawa saat menghadiri kegiatan penanaman pohon di lahan kering pada musim kemarau yang berlangsung di areal Kelompok Tani Pada Idi, Desa Labuhan Kuris, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, sejumlah kepala OPD terkait, Camat Lape beserta jajaran, Kepala Desa dan Kepala Dusun Labuhan Kuris, serta anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).
Di hadapan anggota KKSS dan anggota DPRD asal Labuhan Kuris, Bupati Jarot tidak hanya menyampaikan sambutan formal. Ia juga berbagi wawasan mengenai bisnis properti yang pernah dipelajarinya saat menempuh pendidikan S2.
Menurut Bupati, tanah memiliki potensi ekonomi yang sangat besar apabila dikelola dan dikembangkan secara tepat.
«“Ilmu properti bisnis itu saktinya ada di tanah. Tanah itu paling cepat naik harganya,” ujar Bupati Jarot.»
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah strategi yang dapat mendorong peningkatan nilai ekonomi sebuah lahan. Salah satunya melalui peningkatan aksesibilitas dengan pembangunan fasilitas publik.
Akses Jalan Bisa Dongkrak Nilai Tanah
Bupati mencontohkan, ketika sebuah lahan dilalui atau dibelah oleh fasilitas publik seperti jalan, nilai ekonominya dapat meningkat secara signifikan. Akses yang semakin terbuka membuat lahan memiliki potensi pemanfaatan yang lebih luas.
Menurutnya, kondisi tersebut pada akhirnya dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat sebagai pemilik lahan.
Bupati juga menyinggung pengalaman masyarakat yang sebelumnya meminta ganti rugi atas penggunaan lahannya, namun kemudian memilih mengikhlaskan sebagian tanah untuk pembangunan jalan karena memahami manfaat jangka panjang dari terbukanya akses kawasan.
Lahan Kering Diubah Menjadi Kebun Produktif
Strategi kedua yang disampaikan Bupati adalah mengubah lahan kering menjadi lahan produktif melalui pengembangan tanaman perkebunan.
Ia menilai, lahan yang sebelumnya dianggap kurang bernilai dapat memiliki nilai ekonomi jauh lebih tinggi apabila dikelola secara serius dan menghasilkan produk pertanian maupun perkebunan.
Bupati memberikan contoh, lahan kering yang dibeli dengan harga sekitar Rp150 juta kemudian ditanami kelapa. Setelah tiga hingga empat tahun, ketika tanaman mulai menghasilkan, status ekonomi lahan tersebut tidak lagi sekadar dipandang sebagai lahan kering.
«“Setelah tiga sampai empat tahun dan mulai menghasilkan, nilai ekonominya tidak lagi dipandang sebagai lahan kering, tetapi sudah menjadi kebun kelapa produktif. Bahkan bisa dikembangkan menjadi tempat wisata petik kelapa,” jelasnya.»
Pesisir Labuhan Kuris Didorong Jadi Kawasan Kelapa
Berangkat dari potensi tersebut, Bupati Jarot secara khusus mendorong KKSS untuk mengembangkan kawasan pesisir tempat kegiatan penanaman pohon menjadi kawasan kebun atau hutan kelapa yang produktif.
Pengembangan tersebut dinilai memiliki dua manfaat sekaligus. Selain memberikan nilai tambah dan peluang ekonomi bagi masyarakat, keberadaan tanaman kelapa juga dapat membantu menghijaukan kawasan pesisir.
Bupati berharap gagasan tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman seremonial, tetapi dapat dilanjutkan dengan perawatan, pengembangan, dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan sehingga dalam beberapa tahun ke depan dapat memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, lahan yang hari ini masih kering dan belum produktif dapat menjadi aset ekonomi apabila dikelola dengan visi jangka panjang.
Apresiasi Kekompakan KKSS
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi kepada KKSS yang dinilai konsisten menghadirkan berbagai kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pemanfaatan kawasan pesisir.
Ia juga berpesan agar semangat kebersamaan, kekompakan dan gotong royong yang selama ini terbangun terus dipertahankan.
“Kekompakan dan semangat kebersamaan harus terus dijaga, karena dari kebersamaan itulah berbagai gagasan dan kegiatan positif dapat diwujudkan,” pesan Bupati.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon mangga oleh Bupati Sumbawa yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa.
Penanaman pohon tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk terus menghijaukan lahan, mengoptimalkan potensi kawasan pesisir, sekaligus mendorong lahirnya ruang-ruang produktif yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Labuhan Kuris dan sekitarnya.(*)











