News  

Bidik Pengunjung Gen Z, Pasar Tradisional Sadang Serang Siapkan Transaksi Berbasis QRIS

Bandung-infoaktualnews.com_Ikhtiar untuk modernisasi dan peningkatan efisiensi operasional pasar terus dilakukan Perumda Pasar Juara. Program transformasi tersebut dilakukan dengan tujuan memperluas segmen market.

Seperti yang dilakukan oleh Unit Pasar Sadang Serang Kota Bandung. Dari 300 pedagang yang ada saat ini telah sembilan puluh persen lebih menggunakan model pembayaran melalui aplikasi Qris.

Kepala Pasar Sadang Serang Khushendarsyah mengatakan proses digitalisasi yang menjadi program Perumda Pasar Juara telah dan sedang dilaksanakan diPasar Tradisional Sadang Serang.

” Digitalisasi para pedagang telah mencapai 99 persen. Pedagang disini sudah pakai Qris,” jelasnya kepada wartawan, di Bandung Kamis (27/08/2026).

Disebutkan Khushendarsyah disamping program Perumda,digitalisasi pedagang pasar tradisonal juga merupakan agenda pemerintah.
Tak hanya itu, digitalisasi pedagang di pasar Sadang Serang juga menjadi jurus ampuh untuk menarik segmen market dari kalangan anak muda, terutama gen z.

” Penggunaan Qris oleh para pedagang selain efektif ini bisa jadi daya tarik pembeli dari kalangan muda, terutama gen z. Kami cermati betul kebiasaan kalangan muda saat ini, kalau belanja bayar cepat cukup dengan Qris selesai. Kita akomodir kebiasaan tersebut, ” jelas pria dengan hobi olahraga tersebut.

Guna mendongkrak minat pengunjung Pasar Tradisional Sadang Serang bersama Kementrian Perdagangan melakukan kerjasama promosi untuk komoditas unggulan berupa Baso.

” Ya ada pedagang yang memproduksi baso, cukup dikenal dan pembeli tidak hanya dari kawasan sekitar. Kami sudah dorong bersama Kementerian Perdagangan untuk promo produk baso di media sosial. Ini bisa jadi daya tarik karena baso jadi makanan yang populer dan sangat digemari masyarakat,” tuturnya.

Kebersihan dan area parkir yang terkelola menjadi bagian yang memantik ketertarikan pengujung untuk datang ke Pasar Tradisional Sadang Serang yang berlokasi di Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

” Kami sempat menanyakan pengunjung yang membeli produksi baso disini. Dia dari daerah Arcamanik lumayan jauh dari sini. Sempat ditanya pilih kesini karena tempatnya bersih dan parkirnya aman.Kita bersyukur kalau pengunjung merasa nyaman belanja disini, ” kata Khushendarsyah.

Tak heran selain proses digitalisasi, Khushendarsyah mengingatkan pedagang untuk tetap menjaga kebersihan dan kejujuran ketika berjualan.

” kepada pedagang tetap menjaga kebersihan, kalau sudah bersih pembeli pasti mau datang. Terus yang paling penting kejujuran. Misal dalam hal timbangan itu harus sesuai. Dalam hal kami membantu pedagang melalui kerjasama dengan badan Meteorologi untuk memeriksa dan memastikan timbangan berfungsi secara presisi, ” pungkasnya. (***)

 

 

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)