Sumbawa, infoaktualnews.com – Dalam tahun anggaran 2022 ini Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia menggelontorkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 2,60 Miliar, untuk menunjang kegiatan pembangunan dan pembenahan sarana prasarana dan sejumlah fasilitas penunjang bidang perikanan budidaya didaerah ini, ungkap Kepala DKP Sumbawa melalui Kabid Perikanan Budidaya Rahmat Hidayat, kepada awak media, Senin (21/3).
Dana DAK tersebut terang Rahmat Hidayat, dialokasikan untuk menunjang lima paket kegiatan program meliputi kegiatan pembangunan sarana prasarana rumput laut, budidaya ikan air tawar, budidaya ikan air payau, produksi pakan mandiri, rehab sejumlah kolam BPIT dan pengembangan jalan produksi, dimana saat ini tim DKP Sumbawa sedang dalam tahapan pemberkasan dan verifikasi terhadap kelompok penerima manfaat (KPM) yang telah memasukkan proposal usulan sebelumnya.
Rahmat Hidayat juga menyatakan, memang untuk DAK ini kebijakan Pusat itu sesungguhnya sudah dari tahun lalu kita input termasuk dengan kelompok sasarannya, artinya sebelum ditetapkan dengan SK Kepala Dinas sebagai KPM, maka terlebih dahulu dilakukan verifikasi akhir sejauhmana kesiapan mereka dalam menerima program dari KKP tersebut, dan KPM tersebut tersebar disejumlah Kecamatan sesuai dengan potensi yang dimiliki, tukasnya.
“Sasarannya kedepan dengan adanya pembangunan dan pembenahan atas sejumlah sarana prasarana dan fasilitas perikanan budidaya didaerah ini, tentu diharapkan adanya peningkatan produksi baik itu budidaya ikan air tawar, air payau, budidaya dan kegiatan rumput laut, termasuk optimalisasi produksi di BBI yang ada di Kecamatan Rhee dengan stock bibit ikan yang tercukupi, guna menunjang kegiatan restocking yang dilaksanakan setiap tahun untuk keberlanjutan perairan umum,” papar Rahmat Hidayat.
Disamping bantuan DAK sambung Rahmat Hidayat, dalam tahun anggaran 2022 ini ada juga bantuan dari APBN Pusat berupa bantuan “Bioflok” dalam bentuk barang dua paket program mencapai sekitar Rp 300 Juta lebih yang diperuntukkan untuk menunjang kegiatan pengembangan perikanan budidaya lokal pada dua lokasi di Kecamatan Empang, Pondok Al-Iklas Sering dan di Unsa Sumbawa, serta ada pula bantuan pakan mandiri berupa lima paket mesin pakan agar dapat melakukan efisiensi terkait dengan pengadaan pakan, bisa dilakukan pengelolaan dan peroduksi secara mandiri dengan memanfaatkan sejumlah bahan baku yang ada disekitarnya, ujarnya. (IA-**)












