Sumbawa, infoaktualnews.com – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P memimpin langsung Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Senin (16/03).
Rapat dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, para Asisten Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta stakeholder terkait.
Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pelaksanaan Salat Idul Fitri direncanakan dipusatkan di Lapangan Pahlawan, meskipun terdapat potensi irisan waktu dengan perayaan Nyepi pada malam harinya.
Bupati juga memastikan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Sumbawa dalam kondisi aman dan terkendali sehingga diharapkan tidak terjadi lonjakan harga menjelang hari raya. Pemerintah daerah juga melakukan langkah antisipasi, termasuk mendatangkan pasokan cabai dari daerah Sulawesi.
Terkait LPG 3 kilogram, Bupati menegaskan bahwa kuota sebenarnya telah mencukupi. Namun kelangkaan di lapangan sering terjadi karena penggunaan yang tidak tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya pengawasan distribusi agar LPG subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh rumah tangga miskin dan usaha mikro.
Selain itu, Bupati juga menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan berlubang yang telah ditangani sementara oleh Dinas PUPR, termasuk ruas jalan di depan rumah sakit dan jalur menuju Kecamatan Moyo Hilir. Menjelang malam takbiran, Bupati juga berencana melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pos pengamanan guna memastikan kesiapan petugas serta mengantisipasi potensi keramaian.
Sementara itu, unsur Forkopimda menyatakan kesiapan untuk mendukung pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah menjelang Idul Fitri. Pengamanan akan diperkuat melalui pos terpadu dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis, termasuk bandara, kawasan kota, dan terminal.
Pihak kepolisian bersama TNI juga akan meningkatkan patroli guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti penggunaan knalpot racing, petasan, maupun balap liar yang kerap terjadi menjelang hari raya.
Perwakilan Pertamina menyampaikan bahwa ketersediaan BBM dan LPG di Kabupaten Sumbawa saat ini dalam kondisi aman, bahkan telah disiapkan tambahan pasokan LPG untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dan Nyepi.
Di sisi lain, pemerintah daerah melalui OPD terkait juga memastikan kesiapan sektor pangan, infrastruktur, dan layanan kesehatan. Stok kebutuhan pangan dilaporkan masih aman meskipun terdapat sedikit kenaikan harga telur, sementara perbaikan sementara ruas jalan terus dilakukan guna mendukung kelancaran arus mudik. Rumah sakit dan Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan petugas kesehatan di sejumlah pos pelayanan serta memastikan layanan kesehatan tetap berjalan selama masa cuti bersama.
Di akhir rapat, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa kesiapan menghadapi Idul Fitri dan Nyepi membutuhkan sinergi seluruh pihak.
“Dengan kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta dukungan masyarakat, kita optimistis perayaan Idul Fitri dan Nyepi di Kabupaten Sumbawa dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (IA)












