Sumbawa, infoaktualnews.com – Kabar baik bagi para orang tua dan calon peserta didik di Kabupaten Sumbawa. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Wilayah IV Sumbawa memastikan seluruh anak yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 tetap akan mendapatkan kesempatan bersekolah.
Kepala Cabang Dinas (KCD) Dikpora Wilayah IV Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu merasa cemas ataupun khawatir apabila hingga saat ini anak mereka belum memperoleh sekolah tujuan atau belum sempat melakukan pendaftaran pada tahap awal SPMB.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar tetap tenang dan tidak panik. Dikpora Wilayah IV Sumbawa akan mengatur dan memfasilitasi seluruh siswa yang belum mendapatkan sekolah agar tetap dapat melanjutkan pendidikan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sehingga tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk bersekolah,” ujar Junaidi kepada media ini, Rabu (24/6).
Menurutnya, pemerintah melalui Dikpora Wilayah IV Sumbawa terus berupaya memastikan akses pendidikan menengah dapat dinikmati oleh seluruh anak usia sekolah. Karena itu, berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk mengakomodasi siswa yang belum tertampung, baik melalui SMA maupun SMK negeri maupun swasta yang tersebar di Kabupaten Sumbawa.
Pria yang akrab disapa Jun ini menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dijamin keberlangsungannya. Oleh sebab itu, pihaknya tidak akan membiarkan ada peserta didik yang gagal melanjutkan pendidikan hanya karena persoalan keterbatasan kuota atau kendala administratif dalam proses penerimaan siswa baru.
“Insha Allah, kami akan terus melakukan pendataan dan pengaturan agar seluruh anak yang ingin melanjutkan pendidikan dapat memperoleh tempat belajar. Baik sekolah negeri maupun swasta masih memiliki ruang dan kapasitas untuk menampung peserta didik baru,” jelasnya.
Lebih lanjut, Junaidi mengatakan bahwa keberadaan sekolah-sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Sumbawa saat ini dinilai cukup memadai untuk menampung lulusan SMP sederajat yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menimbulkan keresahan terkait keterbatasan daya tampung sekolah.
Ia juga mengajak para orang tua untuk terus berkoordinasi dengan pihak sekolah maupun Dikpora apabila mengalami kendala selama proses SPMB berlangsung. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang dihadapi calon peserta didik dapat segera dicarikan solusi terbaik.
“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Jika ada siswa yang belum mendapatkan sekolah atau mengalami kendala dalam proses pendaftaran, silakan berkoordinasi dengan sekolah terdekat atau langsung ke Dikpora Wilayah IV Sumbawa. Kami siap membantu,” tegasnya.
Junaidi menambahkan, salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah menekan angka putus sekolah dan meningkatkan partisipasi pendidikan menengah. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, sekolah, orang tua hingga masyarakat, diharapkan dapat bersinergi untuk memastikan setiap anak tetap berada di bangku pendidikan.
“Prinsip kami jelas, tidak boleh ada anak-anak di Kabupaten Sumbawa yang tidak melanjutkan sekolah ataupun putus sekolah. Semua harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan demi masa depan yang lebih baik,” tandasnya.
Dengan komitmen tersebut, Dikpora Wilayah IV Sumbawa berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh generasi muda Sumbawa. Keberhasilan pendidikan hari ini, diyakini akan menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa Kabupaten Sumbawa menuju masa depan yang lebih maju. (IA)












