Ketua Muda Mandalika Dukung KPK, Bongkar Sindikat Korupsi KIP Kuliah di NTB

Mataram,NTB – InfoaktualNews.com Dukungan kepada KPK, agar jangan setengah-setengah melakukan investigasi terhadap sindikat perampok uang negara di balik Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di NTB, datang dari Kadir Djailani, Ketua Muda Mandalika.

Ia berharap, KPK berani dan tegas membongkar sindikat korupsi gaya baru yang berkedok bantuan KIP Kuliah terutama yang menyasar mahasiswa.
“Bukan isapan jempol, di NTB ini, khususnya di pulau Lombok, Korupsi gaya baru, dengan memotong, membegal dan menyunat bantuan mahasiswa, sudah jadi hal lumrah dengan dalih setoran ke bos, makanya, setelah sy membaca medsos KPK, sy juga berharap, KPK serius mendalami isu tersebut, jangan hanya omon-omon, terlebih, program KIP-K, itu adalah Program Prioritas Nasional” paparnya.

Ia jg menjelaskan, bahwa, pola yang dipakai para oknum perampok itu, layaknya pola perampok kelas kakap, begitu uang masuk ke rekening penerima, mereka langsung meminta jatah mereka, di tempat lain, ada yang melalui perjanjian di awal, sebelum penerima mendapatkan bantuan, dia menawarkan KIP-K tersebut, dengan perjanjian persentase, jika sudah cair.

“Ini bukan hal baru, mungkin KPK aja yang terlambat sadar, tapi bagi kami tidak apa-KPK terlambat, namun merek aharus serius, karena ini seperti kartel, banyak pihak yang terlibat, kalau yang di kampis, atau yang menerima setoran itu, mereka hanya babu, mereka hanya pesuruh, maka, KPK sebagai lembaga anti rasuah, harus mampu melihat pola itu” bebernya.

Iapun tak menampik, adanya keterlibatan DPR RI Dapil Lombok, tapi baginya. Dengan KPK mengattensi hal tersebut, itu sebuah kemajuan, hanya saja KPK harus menguak hal tersebut, agar korupsi bantuan tidak dianggap normal.

“Pungli, sogok, potongan, harusnya jangan di normalisasi, terlebih penerima bantuan tersebut, berasal dari keluarga menengaj kebawah, sehingga sangatlah zolim oknum yang melakukan pemotongan itu, yaaa nggak perlu di sembunyikan, bahwa ada keterlibatan anggota DPR RI dapil NTB, yang memang di bagian itu, nggak perlu saya sebut nama lah ya, semua sudah tau, siapa orang di komisi itu. Sekarang tinggal KPK minta pertanggung jawabnnya aja si, berdasarkan informasi dari masyarakat” katanya.

Kita berharap, otak dari begal beasiswa KIP-K ini di ringkus sama KPK, jangan hanya keroco-keroconya saja. semua tau, hanya saja kalau ada mahasiswa yang speak up, mereka terancam tidak dapat lagi, atau ancaman-ancaman lain.

“Lagi-lagi saya katakan, ini bukan barang tabu, ini terang-terangan mereka menawarkan bantuan, dengan perjanjian potongan sekian persen, kan zolim namanya ini, terlebih yang dapat bukanlah yang seharusnya, tambah double zolimnya mereka itu, apalagi anggota DPR RI itu.” tutupnya.

Laporan : RY

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)