Sumbawa, infoaktualnews.com – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Golkar, Muhammad Zain, S.IP. yang akrab disapa Rosy, menerima beragam aspirasi masyarakat saat menggelar Reses II DPRD Kabupaten Sumbawa Masa Sidang II Tahun 2026 di Desa Pungkit, Kecamatan Lopok, Senin (20/7/2026).
Infrastruktur, pertanian, hingga fasilitas keagamaan menjadi kebutuhan utama yang disuarakan warga dan diharapkan segera mendapat perhatian pemerintah.
Kegiatan reses berlangsung dengan antusias dan dihadiri sekitar 85 peserta, terdiri atas Kepala Desa Pungkit beserta perangkat desa, kepala dusun, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kaum perempuan, serta para kelompok tani. Momentum tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi secara langsung kepada wakil rakyat.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Pungkit mengungkapkan bahwa kondisi jalan lintas Langam–Pungkit kini mengalami kerusakan cukup parah sehingga menghambat mobilitas masyarakat maupun aktivitas ekonomi. Ia berharap perbaikan ruas jalan tersebut dapat menjadi prioritas pembangunan daerah.
“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Kondisinya sudah banyak yang rusak sehingga sangat mengganggu aktivitas warga. Kami berharap pemerintah dapat segera melakukan perbaikan,” ungkapnya.
Aspirasi lain datang dari kalangan petani. Perwakilan kelompok tani meminta pemerintah segera melakukan perbaikan check dam dan saluran irigasi yang menjadi penopang utama sektor pertanian di Desa Pungkit. Menurut mereka, kerusakan infrastruktur irigasi berdampak langsung terhadap produktivitas lahan dan hasil panen.
“Kami sangat membutuhkan perbaikan check dam dan saluran irigasi. Infrastruktur ini sangat menentukan keberhasilan pertanian masyarakat. Semoga usulan ini bisa segera direalisasikan,” ujar salah seorang ketua kelompok tani.
Selain irigasi, masyarakat juga mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan efisiensi pengolahan lahan sekaligus mendukung produktivitas para petani.
“Kami berharap ada bantuan alsintan bagi kelompok tani agar pekerjaan di lahan menjadi lebih mudah dan hasil pertanian semakin meningkat,” kata salah seorang warga.
Tak hanya sektor infrastruktur dan pertanian, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat membantu penyelesaian pembangunan masjid yang hingga kini masih membutuhkan dukungan anggaran.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah untuk membantu penyelesaian pembangunan masjid agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat dalam beribadah,” ungkap panitia pembangunan masjid.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rosy menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku sebagai pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.
“Saya mengucapkan terima kasih atas seluruh aspirasi yang telah disampaikan masyarakat. Semua usulan ini akan saya kawal dan perjuangkan semaksimal mungkin sesuai kewenangan DPRD. Namun tentu realisasinya harus disesuaikan dengan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah,” tegas Rosy.
Menurutnya, kegiatan reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPRD, tetapi merupakan ruang komunikasi yang sangat penting untuk menyerap kebutuhan riil masyarakat. Dengan mendengar langsung keluhan dan harapan warga, DPRD dapat memperjuangkan program pembangunan yang benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Rosy mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Desa Pungkit yang aktif menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan pembangunan. Ia memastikan akan terus mengawal setiap aspirasi tersebut agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan Kabupaten Sumbawa.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga. Insya Allah setiap aspirasi yang menjadi kewenangan DPRD akan terus kami kawal agar dapat direalisasikan secara bertahap demi kemajuan Desa Pungkit dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (IA)












