Dua Pelajar SMKN 2 Sumbawa Tembus LKS Nasional, Bukti Kualitas Pendidikan Vokasi NTB

Sumbawa, infoaktualnews.com – Dua pelajar SMKN 2 Sumbawa Besar akhirnya menjawab perjuangan panjang melalui kompetisi LKS tingkat nasional. Mereka dinyatakan mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah sukses menembus seleksi ketat di tingkat daerah, mewakili NTB di ajang bergengsi yang diikuti ratusan pelajar dari seluruh daerah di Indonesia.

Adapun kedua pelajar tersebut yakni Juliana Safira mengikuti Lomba Metrologi dan Syahdan Niansyah mengikuti bidang Industrial Control.

Kepala Sekolah SMKN 2 Sumbawa Besar, Khaeruddin S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas ikhtiar dan doa para guru serta pembinaan yang telah membawa kedua siswa tersebut menuju panggung nasional.

“Saya bersyukur kepada Allah SWT, dan juga berterima kasih kepada para guru, pembina, serta semua pihak yang tidak henti-hentinya memberikan bimbingan. Doa dan kerja keras mereka semualah yang akhirnya menempatkan dua siswa kita di level nasional,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini, Senin (27/7).

Lanjutnya, Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan sekadar perolehan nilai, melainkan buah kerja sama tim pendidikan yang berfokus pada kualitas pembelajaran dan keterampilan praktik di lapangan.

Kisah dua siswa tersebut adalah hasil rangkaian persiapan panjang yang berawal dari seleksi di tingkat sekolah. Mereka kemudian melaju ke seleksi tingkat NTB, di mana puluhan pelajar dari berbagai sekolah kejuruan bersaing untuk mendapatkan kursi sebagai perwakilan NTB. Khaeruddin menjelaskan bahwa proses itu menuntut disiplin tinggi, ketekunan, dan kemampuan teknik yang tidak hanya mengandalkan hafalan, melainkan juga praktik terbaik. “Mereka berhasil mengatasi puluhan pelajar di NTB dan akhirnya terpilih untuk mewakili kita di tingkat nasional,” tambahnya.

LKS, kata Khaeruddin, Lomba Kompetensi Siswa, merupakan ajang bergengsi di mana siswa menunjukkan kemampuan teknis dan keahlian praktis mereka dalam beragam bidang program keahlian kejuruan. Ajang ini tidak sekadar kompetisi, melainkan wadah bagi generasi muda untuk memperlihatkan potensi diri, memperluas jejaring dengan pelajar dari daerah lain, serta membangun peluang karier di masa mendatang. Di tingkat nasional, para peserta akan bersaing dengan ratusan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari bidang teknik, otomotif, desain, hingga teknologi tepat guna. Bagi NTB, keikutsertaan ini berarti meningkatkan citra pelatihan vokasi daerah dan membuka kesempatan bagi para pelajar untuk mendapat pengakuan nasional. bebernya.

Disisi lain, Ia juga menyoroti peran pembina dan guru sebagai faktor pendorong utama. “Pembinaan di SMKN 2 Sumbawa Besar tidak berhenti pada teori, tetapi juga praktik intensif di bengkel, laboratorium, hingga simulasi kompetisi. Guru-guru kami bekerja keras menyiapkan mereka dengan materi teknis yang relevan, pola latihan yang sistematis, serta pembelajaran yang adaptif terhadap standar nasional,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa atmosfer sekolah yang suportif, disiplin, dan fokus pada hasil telah menjadi motor penggerak sehingga para siswa siap bersaing di level tertinggi.

Para pelajar yang berlaga di LKS tingkat nasional bukan hanya membawa diri, tetapi juga membawa nama NTB dan SMKN 2 Sumbawa Besar. Mereka telah melalui rangkaian seleksi yang ketat, di mana kemampuan teknis, ketepatan waktu, dan solusi kreatif terhadap masalah teknis menjadi kunci keberhasilan. Seorang pembimbing yang dekat dengan kedua siswa tersebut berbagi pandangan bahwa keberhasilan mereka merupakan buah dari kerja keras tim, mulai dari perencanaan latihan mandiri hingga dukungan fasilitas sekolah yang cukup memadai. ucapnya.

“Kami mendengar doa orang tua, semangat teman-teman sekelas, dan tekad mereka untuk tidak menyerah,” cetusnya.

Oleh karena itu, kehadiran dua pelajar ini juga menjadi momentum untuk memetakan potensi daerah. NTB, dengan berbagai program vokasi, memiliki peluang besar untuk menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di skala nasional maupun internasional. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di daerah tersebut untuk meningkatkan kualitas pembinaan, memperluas akses latihan praktis, serta meningkatkan kerjasama antara sekolah, industri, dan komunitas daerah. sambung Khaeruddin.

Sementara itu, pihak sekolah tidak menargetkan hasil tertentu dalam kompetisi nasional. Mereka menekankan bahwa tujuan utama adalah pembelajaran, pengalaman kompetisi, dan pematangan keterampilan profesi siswa. Namun, harapan semua pihak tentu saja mengarah pada hasil positif yang bisa mengangkat reputasi NTB sebagai daerah yang mampu menghasilkan tenaga kerja terampil siap pakai. Hasil kompetisi nasional tersebut akan diumumkan sesuai jadwal panitia, dan sekolah berjanji akan terus memberikan dukungan penuh kepada kedua siswa untuk meraih performa terbaik. imbuhnya.

Dari Sumbawa, tegas Khaeruddin, dua pelajar SMKN 2 Sumbawa Besar membawa pesan dinamika pendidikan vokasi yang bersemangat: kerja keras yang berbuah prestasi, pembinaan yang konsisten, dan doa dari orang-orang terkasih. Ia juga ungkapkan SMK 2 merupakan salah satu dari 3 SMK Model di NTB yg ditetapkan oleh Direktorat SMK dalam implementasi Pembelajaran Mendalam dan KKA.

“Intinya, Kisah mereka tidak hanya tentang sebuah kejuaraan, melainkan mengenai perjalanan panjang mengasah kompetensi, membangun karakter profesional, dan meletakkan NTB pada peta prestasi nasional. Semoga langkah mereka di LKS tingkat nasional menjadi pintu gerbang bagi generasi berikutnya untuk menembus batas-batas kreativitas dan keahlian teknis, demi kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)