Resmikan Rumah Singgah BAZNAS di Mataram, Bupati Sumbawa: Hadirkan Harapan Baru bagi Pasien Kurang Mampu

MATARAM, infoaktualnews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat kembali dibuktikan melalui hadirnya Rumah Singgah BAZNAS Kabupaten Sumbawa di Kota Mataram. Fasilitas yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya pasien rujukan beserta keluarganya, resmi dioperasikan setelah diresmikan langsung oleh Bupati Sumbawa, Kamis (30/7).

Rumah Singgah yang berlokasi di Jalan Jaya Lengkara, Komplek Taman Mega Indah Blok A Nomor 4, Dasan Cermen, Kota Mataram, menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Sumbawa yang selama ini harus menjalani pengobatan di berbagai rumah sakit rujukan di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kehadirannya diharapkan mampu mengurangi beban ekonomi keluarga pasien, terutama biaya tempat tinggal selama menjalani proses pengobatan.

Peresmian berlangsung dalam suasana khidmat, penuh rasa syukur, dan diwarnai harapan besar agar fasilitas tersebut menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut menghadiri momentum bersejarah tersebut, di antaranya Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi NTB, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta Ketua BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi NTB.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sumbawa, M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si., memohon keberkahan agar rumah singgah tersebut menjadi tempat yang membawa manfaat dan menjadi ladang amal bagi seluruh pihak yang terlibat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas terealisasinya program yang telah lama dirancang tersebut. Menurutnya, Rumah Singgah BAZNAS merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat fakir miskin yang harus menjalani pengobatan di Kota Mataram.

Ia menjelaskan bahwa fasilitas ini diprioritaskan bagi pasien dan keluarga pendamping dari Kabupaten Sumbawa, khususnya masyarakat kurang mampu yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan Kelas 3 dan memperoleh rujukan medis ke rumah sakit di Mataram.

“Selama ini banyak keluarga pasien yang harus menghadapi beban berat, bukan hanya biaya pengobatan, tetapi juga biaya tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari selama mendampingi anggota keluarganya yang dirawat. Melalui rumah singgah ini, kami berharap beban tersebut dapat berkurang sehingga mereka bisa lebih fokus mendampingi proses penyembuhan pasien,” ujarnya.

Syukri menambahkan, pembangunan Rumah Singgah BAZNAS telah direncanakan sejak awal dan masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan BAZNAS Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2026. Berkat dukungan berbagai pihak, program tersebut akhirnya dapat diwujudkan dan mulai memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sumbawa dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas dedikasi dan kepeduliannya dalam menghadirkan program yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Menurut Bupati, keberadaan Rumah Singgah BAZNAS menjadi salah satu bentuk inovasi sosial yang memperkuat peran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat kurang mampu.

“Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi dengan BAZNAS merupakan contoh nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah mampu dioptimalkan menjadi program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Rumah singgah ini bukan sekadar bangunan, tetapi menjadi tempat bernaung, tempat beristirahat, sekaligus menghadirkan harapan bagi keluarga pasien yang sedang menghadapi ujian,” ungkap Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat, aparatur sipil negara, pelaku usaha, serta para dermawan untuk terus meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS.

“Semakin besar kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS, maka semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Mari kita jadikan zakat sebagai instrumen untuk membangun kepedulian dan memperkuat kesejahteraan sosial di Kabupaten Sumbawa,” ajaknya.

Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti Rumah Singgah BAZNAS Kabupaten Sumbawa oleh Bupati Sumbawa yang disaksikan oleh seluruh tamu undangan. Penandatanganan tersebut menjadi simbol dimulainya operasional fasilitas sosial tersebut sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat Sumbawa yang sedang menjalani pengobatan di Kota Mataram.

Dengan resmi beroperasinya Rumah Singgah BAZNAS Kabupaten Sumbawa, diharapkan tidak ada lagi keluarga pasien dari kalangan kurang mampu yang kesulitan mencari tempat tinggal selama mendampingi anggota keluarganya menjalani pengobatan. Kehadiran fasilitas ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah daerah dan BAZNAS mampu menghadirkan solusi nyata, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, serta memastikan bahwa masyarakat kecil tetap memperoleh perhatian dan pelayanan yang layak.

Rumah Singgah BAZNAS bukan hanya menjadi tempat singgah sementara, tetapi juga menjadi simbol hadirnya kepedulian, solidaritas, dan semangat gotong royong dalam membantu sesama. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan sosial yang berpihak kepada masyarakat yang paling membutuhkan. (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)