Upz ! Serap Gabah Petani, Bulog Sumbawa Rogoh Kocek 3 Miliar

  • Bagikan

Sumbawa, Infoaktualnews.com-

Guna dapat memenuhi pengadaan gabah (setara beras) tahun 2021 yang ditargetkan sebanyak 36.682 ton, sekaligus dalam rangka melakukan stabilisasi harga kebutuhan pokok berupa gabah/beras ditengah masyarakat, maka Perum Bulog Kantor Cabang Sumbawa telah melaksanakan kegiatan penyerapan gabah petani secara lebih optimal, baik yang berada di Kabupaten Sumbawa maupun KSB, terbukti hingga awal Maret 2021 ini sudah hampir Rp 3 Miliar anggaran Bulog dikeluarkan untuk membeli gabah petani, ungkap Kepala Perum Bulog Kancab Sumbawa Kurnia Rahmawati STP dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (6/3).

Ket.Foto: Kepala Perum Bulog Kancab Sumbawa Kurnia Rahmawati, STP., 

Tim Satuan Kerja (Satker) Pengadaan Gabah/Beras Perum Bulog Kancab Sumbawa terang Nia akrab srikandi Bulog in disapa, sesuai dengan tupoksi dan tanggung jawab yang dimiliki tanpa mengenal lelah dan bahkan pada hari liburpun, mereka melakukan kegiatan action lapangan bagi penyerapan gabah kering panen (GKP) langsung kepada petani baik yang berada diwilayah kerja Kabupaten Sumbawa maupun di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), guna mengejar terpenuhinya target pengadaan triwulan pertama periode Januari – Maret 2021.

Ket.Foto: Kegiatan Gudang Bulog Lamusung KSB

Kurnia Rahmawati juga menjelaskan target setara beras yang ditetapkan untuk Januari – Maret 2021 adalah sebanyak 1.636 ton terdiri dari untuk sejumlah gudang di Kabupaten Sumbawa sebanyak 1.420 ton dan untuk gudang KSB sebanyak 216 ton, dan sampai dengan pekan pertama Maret 2021 ini, telah berhasil terealisasi untuk gudang-gudang wilayah Kabupaten Sumbawa sebesar 291 ton setara beras (20,49%), sedangkan untuk gudang di KSB terealisasi sebesar 67 ton setara beras (31,02%), rincinya.

“Serapan gabah (setara beras) yang dibeli langsung kepada petani di Sumbawa dan KSB ini, dengan harga dan kualitas sesuai Permendag R.I Nomor 24 Tahun 2020, yaitu kadar air maksimal 25 % dan kadar hampa maksimal 10% dengan harga Rp. 4.200,00/kg, dimana dari hasil evaluasi yang dilakukan hingga minggu pertama Maret 2021 ini total anggaran Bulog yang telah dikeluarkan untuk pembelian gabah petani tersebut sebesar Rp 2.993.900.000 atau hampir mencapai sekitar Rp 3 Miliar, dengan kegiatan penyerapan gabah oleh tim satker pengadaan Bulog terus dilakukan hingga memenuhi target yang diharapkan,” papar Kurnia Rahmawati.

Ket.Foto: Kualitas Padi yang Diserap Bulog Sumbawa

Kami berharap dengan kehadiran Bulog di tengah-tengah masyarakat (petani) kata Kurnia Rahmawati, akan dapat memberikan rasa optimis kepada para petani, bahwa semua gabah akan bisa diserap oleh Bulog sesuai harga dan kualitas dalam Permendag Nomor 24 Tahun 2020, sehingga para petani diminta untuk tidak usah panik ataupun khawatir, serta tidak perlu melakukan panen muda (sebelum waktunya) hanya untuk mengejar harga, ujarnya.

Karena itu, atas nama Perum Bulog kami menyampaikan atensi, apresiasi dan terimakasih yang mendalam kepada semua pihak terkait, khususnya kepada mitra merja Bulog dalam rangka ikut serta melakukan pengamanan harga di tingkat produsen/petani, tukasnya.(IA-aM)






  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)