Kejar Target Obyek Pajak dan PKB 2021, Inilah Strategi UPPD Sumbawa

  • Bagikan

Sumbawa, Infoaktualnews.com

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam tahun anggaran 2021 ini telah membebankan target pajak kendaraan tahun 2021 mencapai sekitar Rp 65 Miliar melebihi target tahun 2020 sebesar Rp 54 Miliar lebih melalui program satu juta obyek pajak. Oleh karena itu berbagai langkah program strategis dilakukan untuk dapat memenuhi target dimaksud, ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Unit Penerimaan Pajak Daerah (UPTB-UPPD) Sumbawa Agus Mustamin, S.Sos.,M.Si, didampingi Kasi Pembayaran dan Penagihan Pajak Daerah Sofyan SH (Dea Tuk) dalam keterangannya kepada awak media, Senin (15/3).

Ket.Foto;  Kantor UPTB UPPD Samsat Sumbawa

Dijelaskan, jika melihat jumlah potensi kendaraan bermotor di Kabupaten Sumbawa, baik itu roda dua maupun roda empat tercatat sebanyak 119.384 unit (data tahun 2019), termasuk didalamnya 2.988 unit kendaraan dinas, dengan jumlah potensi riel yang melakukan pendaftaran ulang (Obyek) tahun 2020 sebanyak 71.968 unit, sehingga telah berhasil merealisasikan target pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di daerah ini mencapai 114,94 %, melebihi target yang ditentukan. dan ini semua dihasilkan tentu berkat tingginya kesadaran masyarakat wajib pajak di daerah ini yang dinilai taat dalam membayar kewajiban pajak kendaraannya, kendati saat ini masih tengah dilanda pandemi Covid-19.

Ket. Foto: Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Unit Penerimaan Pajak Daerah (UPTB-UPPD) Sumbawa Agus Mustamin, S.Sos.,M.Si. 

Agus Mustamin menyatakan, dengan sistem program satu juta obyek pajak yang ditargetkan tahun 2021 ini oleh Bapenda NTB terang Agus Mustamin, maka untuk UPTB-UPPD Sumbawa akan terus berupaya meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat wajib pajak secara rutin dan berkesinambungan, baik itu melalui Drive Thrue yang ada di Kecamatan Alas, Labuan Sumbawa dan Kecamatan Plampang, Samsat Tenda dan lima kendaraan mobil Samsat Keliling (Samling) yang selalu siap berkeliling kota Sumbawa maupun pelayanan hingga ketingkat Kecamatan, melalui call phone menggunakan sistem jemput bola, serta dilakukan operasi gabungan (Opsgab) bersama pihak terkait, tukasnya.

Pada Maret 2021 ini UPTB-UPPD Sumbawa baru saja melakukan rekruitmen terhadap 35 orang tenaga pendamping agen Samsat terang Agus Mustamin, yang diharapkan akan dapat membantu dalam hal validasi data obyek pajak kendaraan, juga diharapkan target pendapatan yang dibebankan dalam tahun 2021 ini akan dapat lebih ditingkatkan, mengingat para tenaga pendamping yang diambil dari 24 Kecamatan itu dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan akan memberikan pelayanan menggunakan sistem jemput bola “door to door” langsung menemui wajib pajak pemilik kendaraan, terutama yang belum ataupun tertunda dalam melakukan pendaftaran ulang ataupun menunggak pembayaran kewajiban pajak kendaraannya melalui pendekatan persuasif.

Ket. Foto: Tenaga Pendamping Agen Samsat

Puluhan tenaga pendamping ini sambung Kasi Pembayaran dan Penagihan Pajak Daerah Sofyan SH (Dea Tuk), hari ini telah diberikan pembekalan terkait dengan tupoksi dan tanggung jawab yang diemban, dimana mereka dalam kegiatan action di lapangan tentu akan melakukan kolaborasi dan koordinasi intensif dengan petugas Agen Samsat keliling, sehingga kekompakan teamwork dalam melaksanakan kinerjanya akan dapat terjalin satu sama lain, sehingga sasaran yang dituju benar-benar dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan.

Ada sekitar 37.000 lebih obyek pajak kendaraan di daerah ini terdiri dari sekitar 27.000 yang belum melakukan pendaftaran ulang dan 10.000 unit lainya yang telah melakukan pendaftaran tahun sebelumnya yang akan dijadikan target sasaran dari tenaga pendamping, dengan sistem kinerja lapangan yang diterapkan mereka akan membawa dan menyampaikan surat teguran sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat wajib pajak kendaraan melalui pendekatan persuasif. sehingga diharapkan kewajiban membayar tunggakannya dapat dilakukan, dan target penerimaan PKB di daerah ini tahun 2021 optimis akan mampu dicapai hingga akhir Desember 2021 mendatang, pungkas Sofyan SH.(IA-aM)






  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)