PC PMII Kabupaten Bogor Desak Kejari Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Tipikor RSUD Parung

Cibinong, infoaktualnews.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengungkap dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Parung pada tahun anggaran 2021-2022.

Mengingat sudah empat bulan lebih kasus pembangunan RSUD di Desa Cogrek Kecamatan Parung belum ada sama sekali progress atau kemajuan dari penyelidikan kasus rasuah yang diduga merugikan negara hingga puluhan miliar Rupiah tersebut. Tak heran, ketegasan serta kinerja penegak hukum di Bumi Tegar Beriman dipertanyakan oleh kalangan masyarakat luas.

Dalam hal ini, Ketua PC PMII Kabupaten Bogor Miftahuddin saat menghubungi media infoaktualnews.com Jum’at (3/03/2022) menyampaikan bahwa kejari terkesan menunda-nunda penetapan tersangka dugaan kasus korupsi RSUD parung.

“Sampai sekarang kami masih menunggu perkembangan kasus dugaan korupsi di RSUD paraung, karena ini sangat merugikan masyarakat Bogor, dan Kejari mestinya serius menangani kasus ini, jangan terkesan menunda-nunda penetapan tersangka kasus korupsi ini” jelas Miftah.

Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa jangan sampai dengan berlarutnya kasus ini mengakibatkan Kejari bisa bermain mata dengan pelaku korupsi.

“Kami sih berharap, jangan sampai kejari bermain mata dengan para pelaku sehingga kasus ini lenyap begitu saja” ujarnya.

Miftah berharap kasus ini segera diselsaikan agar masayarakat bisa mengetahui kinerja dari Kejari terutama berkaitan dengan pertanggungjawabannya terhadap masyarakat.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kabupaten Bogor Dodi Wiraatmaja mengatakan pihaknya sudah memeriksa sekitar 15 orang saksi terkait dugaan tersebut.

Hasil pemeriksaan menurut Kepala Kejari Kabupaten Bogor Agustian Sunaryo menjelaskan pihaknya menduga ada pelanggaran pada pembangunan rumah sakit di wilayah utara Kabupaten Bogor itu, sehingga berpotensi mengakibatkan kerugian negara Rp. 36 miliar.

“Jadi ada pengurangan spek atau volume dilakukan PT JSE sebagai penyedia jasa. Termasuk mark up harga yang tidak sesuai,” jelasnya. [IA-Gaff]

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)