Sumbawa, infoaktualnews.com – Kabar besar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa datang dari wilayah barat. Rencana pembangunan Madrasah Terintegrasi dengan dukungan anggaran ratusan miliar rupiah dari pemerintah pusat melalui APBN mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sumbawa, Sri Wahyuni.
Politisi perempuan yang dikenal vokal memperjuangkan kepentingan masyarakat ini menyampaikan apresiasi tinggi atas hadirnya program strategis nasional tersebut.
Menurutnya, pembangunan Madrasah Terintegrasi di wilayah barat bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter, religius, dan siap bersaing di masa depan.
Lanjut, Sri akrab disapa Sekretaris DPC PKB Sumbawa, menegaskan bahwa pihaknya akan berada di garda terdepan dalam mengawal kesuksesan pembangunan lembaga pendidikan berbasis keagamaan modern tersebut.
“Kami akan mendukung penuh suksesnya pembangunan Madrasah Terintegrasi melalui anggaran APBN ini. Sebagai wakil rakyat dari Dapil V, saya sangat mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang akan menggelontorkan dana ratusan miliar rupiah guna mewujudkan Madrasah Terintegrasi di wilayah barat Sumbawa,” ungkap Politis PKB.
Kehadiran Madrasah Terintegrasi akan menjadi tonggak penting pemerataan pembangunan pendidikan di Kabupaten Sumbawa, khususnya bagi masyarakat di wilayah barat yang selama ini membutuhkan fasilitas pendidikan representatif, modern, dan berkualitas. imbuhnya.
Sri menilai, pembangunan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah, terutama dalam sektor pendidikan keagamaan yang saat ini semakin dibutuhkan di tengah tantangan zaman.
“Ini bukan hanya soal membangun gedung sekolah, tetapi membangun masa depan daerah. Madrasah Terintegrasi akan menjadi pusat pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan umum, agama, teknologi, dan pembentukan karakter. Ini adalah langkah besar menuju lahirnya generasi emas Sumbawa,” tegas Sekretariat PKB Sumbawa.
Lebih jauh, Sri juga berharap pembangunan tersebut mampu memberikan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan hadirnya proyek besar bernilai ratusan miliar, peluang kerja, aktivitas ekonomi lokal, hingga pengembangan kawasan diyakini akan ikut meningkat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mengawal program tersebut agar berjalan sesuai harapan.
“Kita semua harus bersatu mendukung. Ini kesempatan emas bagi wilayah barat Sumbawa untuk memiliki pusat pendidikan unggulan yang bisa dibanggakan. Jangan sampai peluang besar ini tidak kita jaga bersama,” ujarnya.
Rencana pembangunan Madrasah Terintegrasi ini dinilai sejalan dengan kebutuhan zaman, di mana pendidikan tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan moral, spiritual, dan kecakapan hidup.
Dengan dukungan anggaran besar dari pusat, masyarakat kini menaruh harapan besar agar proyek tersebut benar-benar terealisasi dengan baik, tepat sasaran, dan mampu menjadi simbol kemajuan pendidikan Sumbawa di masa depan.
Pembangunan Madrasah Terintegrasi di wilayah barat pun kini bukan sekadar wacana, melainkan harapan besar yang mulai menemukan jalannya—membuka lembaran baru bagi pendidikan Sumbawa menuju era yang lebih maju, religius, dan berdaya saing. (*)












