Sumbawa, infoaktualnews.com – Langkah besar tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa. Dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan yang lebih modern, terintegrasi, dan berdaya saing, RSUD Sumbawa merencanakan pemindahan seluruh layanan kesehatan secara total ke kawasan Sering, Kecamatan Unter Iwes, pada tahun 2027 mendatang.
Rencana strategis ini bukan sekadar perpindahan lokasi, melainkan bagian dari transformasi besar pelayanan kesehatan daerah menuju standar yang lebih maju.
Direktur RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta, MPH., menegaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus membuka peluang besar bagi RSUD Sumbawa untuk meraih dukungan hibah dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Program KJSU.
Menurut dr. Mega, lokasi RSUD yang direncanakan berada di Sering memiliki nilai strategis yang sangat penting. Selain dinilai lebih representatif untuk pengembangan rumah sakit modern, kawasan tersebut juga dianggap memenuhi syarat penguatan fasilitas kesehatan rujukan yang lebih luas, baik dari sisi aksesibilitas, pengembangan infrastruktur, maupun dukungan program nasional.
“Pemindahan ini merupakan bagian dari visi besar peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Lokasi di Sering sangat strategis dan membuka peluang besar untuk pengembangan RSUD yang lebih lengkap, modern, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan jangka panjang,” ujarnya, Selasa (12/5).
Lanjutnya, Dokter Mega akrab disapa jelaskan, Program KJSU sendiri dikenal sebagai salah satu langkah pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan spesialistik, terutama pada penanganan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi.
Dengan peluang hibah ini, kata Mega, RSUD Sumbawa berpotensi memperoleh dukungan fasilitas, sarana, hingga pengembangan alat kesehatan berteknologi tinggi yang selama ini menjadi kebutuhan penting masyarakat Sumbawa.
Bila terealisasi, perpindahan total ini diyakini akan menjadi tonggak sejarah baru dunia kesehatan di Kabupaten Sumbawa. Masyarakat tidak hanya akan menikmati layanan kesehatan yang lebih luas dan nyaman, tetapi juga peluang mendapatkan pelayanan spesialis yang lebih maksimal tanpa harus bergantung penuh ke luar daerah. bebernya.
Keberadaan RSUD baru di Sering nantinya diharapkan mampu menjawab tantangan pertumbuhan penduduk, kebutuhan layanan kesehatan modern, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor medis. Dengan desain pembangunan yang lebih terencana, rumah sakit ini juga diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang mampu menopang pelayanan regional. harapnya.
Langkah ini, sambung dia, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan kesehatan di Kabupaten Sumbawa terus bergerak maju. Pemerintah daerah bersama manajemen RSUD menunjukkan komitmen bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal fasilitas, tetapi tentang masa depan kualitas hidup masyarakat.
Rencana pemindahan ini pun mendapat perhatian luas, karena selain menjadi proyek pelayanan publik berskala besar, juga mencerminkan keberanian daerah dalam menjemput program nasional demi kepentingan rakyat.
Jika seluruh proses berjalan sesuai target, tahun 2027 akan menjadi era baru pelayanan kesehatan Sumbawa—dari pelayanan konvensional menuju rumah sakit modern yang lebih siap, lebih lengkap, dan lebih dekat dengan harapan masyarakat. Dengan kata lain, RSUD Sumbawa tidak sekadar pindah lokasi, tetapi sedang bersiap “naik kelas” menjadi simbol kemajuan layanan kesehatan di Tanah Samawa. (*)












