Reses di Dua Desa, Ketua DPRD Sumbawa Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi hingga Terealisasi

Sumbawa, infoaktualnews.com – Komitmen Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Reses II DPRD Kabupaten Sumbawa Masa Sidang II Tahun 2026. Selama empat hari, mulai 20 hingga 23 Juli 2026, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumbawa itu turun langsung menyapa warga, mendengarkan berbagai persoalan, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di empat titik reses yang tersebar di Desa Marga Karya dan Desa Sebasang, Kecamatan Moyo Hulu.

Kegiatan reses berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dengan masyarakat. Berbagai kalangan hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah desa, hingga kaum ibu dan warga dari berbagai desa di Daerah Pemilihan (Dapil) II.

Nanang menjelaskan, pelaksanaan reses diawali di Dusun Sebasang Unter, Desa Marga Karya, dengan dua titik pertemuan yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat. Selanjutnya, pada hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan di Desa Sebasang dengan dua titik pertemuan yang dihadiri langsung Kepala Desa beserta jajaran pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ibu-ibu rumah tangga, dan masyarakat umum.

“Pelaksanaan Reses II kali ini kami laksanakan di empat titik pada dua desa yang berbeda, yakni Desa Marga Karya dan Desa Sebasang. Alhamdulillah, seluruh kegiatan berlangsung lancar dengan partisipasi masyarakat yang sangat tinggi,” ujar Nanang.

Tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu catatan penting dalam pelaksanaan reses tersebut. Menariknya, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari dua desa lokasi reses, tetapi juga datang dari desa-desa lain bahkan kecamatan lain yang berada di wilayah Dapil II. Hal ini menunjukkan besarnya harapan masyarakat agar berbagai persoalan yang mereka hadapi dapat diperjuangkan melalui lembaga legislatif.

“Meskipun reses hanya dilaksanakan di dua desa dengan empat titik, masyarakat yang hadir juga berasal dari desa lain bahkan dari kecamatan lain di Dapil II. Ini menunjukkan tingginya semangat masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat,” ungkapnya.

Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan beragam kebutuhan yang dinilai mendesak untuk mendukung peningkatan kesejahteraan.

Aspirasi yang paling dominan berkaitan dengan pembangunan sektor pertanian, seperti pembangunan cek dam, peningkatan jaringan irigasi, hingga bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan produktivitas para petani.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan berbagai infrastruktur desa, mulai dari gedung serbaguna, sarana ibadah, hingga jalan lingkungan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat sehari-hari.

Tak hanya persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan berbagai kendala di sektor kesehatan, khususnya terkait pelayanan BPJS Kesehatan yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Sementara di bidang ekonomi, masyarakat berharap adanya program-program pemberdayaan yang mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan keluarga melalui kegiatan berbasis kelompok.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Nanang menegaskan bahwa setiap usulan yang disampaikan masyarakat akan dicatat, dikaji, dan diperjuangkan melalui mekanisme yang tersedia, baik melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD maupun melalui koordinasi dengan pemerintah daerah sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat saya tampung untuk kemudian saya perjuangkan agar dapat direalisasikan selama masa jabatan saya, baik melalui Pokir DPRD maupun upaya lainnya, tentunya dengan tetap menyesuaikan postur anggaran yang tersedia,” tegasnya.

Menurut Nanang, reses bukan sekadar agenda formal DPRD, melainkan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat sekaligus memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan riil warga.

Ia menilai, komunikasi yang terbangun secara langsung melalui reses menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran, berkeadilan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Mengakhiri kegiatan reses, Ketua DPRD Sumbawa itu kembali menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang telah disampaikan merupakan amanah yang harus diperjuangkan secara maksimal.

“Setiap aspirasi yang telah disampaikan merupakan amanah dan tanggung jawab kami untuk diperjuangkan hingga dapat terwujud. Semoga saya selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan keistiqomahan dalam mengemban amanah serta kepercayaan masyarakat Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)