Sumbawa Bersiap Jadi Sentra Industri Ayam Terintegrasi, Bupati Gandeng PT Berdikari Wujudkan Hilirisasi Bernilai Ekonomi Tinggi

Sumbawa, infoaktualnews.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor peternakan. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan PT Berdikari (Persero), yang berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (23/7).

Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Direktur Operasional Bisnis II PT Berdikari (Persero), Ir. I Putu Yustika, sebagai langkah awal membangun kolaborasi strategis dalam pengembangan industri peternakan ayam terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir di Kabupaten Sumbawa.

Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi ini diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru di Sumbawa. Selain meningkatkan nilai tambah komoditas peternakan, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, menarik investasi, memperluas peluang usaha, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Penandatanganan kesepakatan ini turut disaksikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala perangkat daerah terkait, jajaran manajemen PT Berdikari (Persero), serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Lanjut, H Jarot akrab disapa Bupati Sumbawa, jelaskan, sebelum penandatanganan dilakukan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama tim PT Berdikari (Persero) telah melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah kawasan yang diusulkan sebagai lokasi pengembangan proyek. Empat wilayah yang menjadi alternatif lokasi yakni Kerekeh, Labangka, Moyo Hulu, dan Teluk Santong.

Menurutnya, keempat kawasan tersebut telah dimasukkan dalam Kesepakatan Bersama sebagai calon lokasi pembangunan kawasan Hilirisasi Ayam Terintegrasi. Selanjutnya, PT Berdikari (Persero) akan melakukan proses verifikasi dan kajian teknis secara menyeluruh untuk menentukan lokasi yang paling layak berdasarkan aspek teknis, potensi pengembangan, serta kebutuhan investasi.

“Proses verifikasi ini menjadi tahapan penting agar proyek dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah maupun masyarakat,” ujar H Jarot.

Ia menegaskan, kerja sama ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menghadirkan investasi produktif yang mampu memperkuat sektor peternakan sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Bupati berharap sinergi yang telah dibangun bersama PT Berdikari (Persero) dapat mempercepat seluruh proses pelaksanaan proyek, mulai dari penyelesaian administrasi, penyusunan perencanaan teknis, hingga pemenuhan berbagai aspek pendukung lainnya.

“Semoga seluruh proses dapat berjalan dengan lancar sehingga Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi ini segera terealisasi, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan peternak, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dalam mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera,” harap Bupati.

Dengan dimulainya kerja sama ini, Kabupaten Sumbawa semakin menunjukkan keseriusannya menjadi salah satu kawasan strategis pengembangan industri peternakan modern berbasis hilirisasi di Indonesia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai daerah yang terbuka terhadap investasi dan pembangunan sektor pangan berkelanjutan. (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)