Sumbawa, infoaktualnews.com – Cabang olahraga (Cabor) Karate Kabupaten Sumbawa kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan olahraga di Nusa Tenggara Barat. Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026 yang berlangsung di Venue Auditorium Abu Bakar Universitas Mataram pada 20–23 Juli 2026, Tim Karate Kabupaten Sumbawa sukses mengukir prestasi membanggakan dengan memborong 12 medali, terdiri dari 1 medali emas, 4 medali perak, dan 7 medali perunggu.
Satu-satunya medali emas dipersembahkan oleh Dudek Etana Falerian pada nomor Kumite -60 Kg Putra. Raihan tersebut menjadi bukti kerja keras, disiplin, dan semangat juang para karateka Sumbawa yang tampil penuh determinasi sepanjang pertandingan.

Sementara empat medali perak diraih oleh Gina Maylani (Kumite -55 Kg Putri), Tio Amal Burga (Kumite -84 Kg Putra), Zhafira Anindya (Kumite -61 Kg Putri), dan Rizqi Arya Maulana (Kumite +84 Kg Putra).
Adapun tujuh medali perunggu dipersembahkan oleh Annisa Syatra (Kumite -68 Kg Putri), Anggi Aisyamela (Kumite +68 Kg Putri), Jose Aliandre Pinto (Kumite -55 Kg Putra), Farhan Anugrah (Kumite -67 Kg Putra), Gian M. Rasya (Kumite -75 Kg Putra), Rikza Pelaneta (Kumite +84 Kg Putra), serta tim Kata Beregu Putra yang diperkuat Farhan Farefi, Daffa, dan Haedar.
Ketua FORKI Kabupaten Sumbawa, H. Zainuddin, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, ini merupakan langkah maju bagi atlet-atlet Karate Sumbawa untuk terus berprestasi dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi, bahkan hingga tingkat nasional,” ujar H. Zainuddin yang akrab disapa Haji Ude.
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa itu mengaku hadir langsung memberikan dukungan kepada para atlet, termasuk menyaksikan partai final Kumite -60 Kg Putra yang berakhir dengan raihan medali emas bagi Sumbawa.

“Saya sangat bangga melihat semangat juang para atlet. Mereka bertanding tanpa mengenal lelah, bahkan ada yang tetap berjuang meski mengalami cedera. Ini benar-benar luar biasa. Baru kali ini saya menyaksikan langsung pertandingan karate, dan saya semakin yakin bahwa atlet-atlet kita memiliki mental juara,” ungkapnya.
Sebagai bentuk rasa syukur atas capaian tersebut, Haji Ude mengajak seluruh kontingen Karate Kabupaten Sumbawa, mulai dari manajer, pelatih hingga para atlet, untuk menggelar doa bersama dan makan malam di salah satu restoran di Kota Mataram.

Dalam kesempatan itu, ia kembali memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, medali yang diraih saat ini harus menjadi pelecut semangat untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang lebih disiplin.
“Kepada atlet yang sudah meraih medali, teruslah berlatih dan jangan cepat puas. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Masih banyak kesempatan dan kejuaraan yang akan datang. Terus tingkatkan kemampuan karena perjalanan kalian masih panjang,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa para peraih medali emas dan perak harus mulai mempersiapkan diri mengikuti pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Nusa Tenggara Tahun 2028.
Senada dengan itu, Manajer Tim Karate Porprov Kabupaten Sumbawa, Hafifuddin, SH atau yang akrab disapa Senpei Hafid, didampingi pelatih Sensei Wahyu dan Senpei Rizky, menyatakan bahwa raihan 12 medali pada Porprov 2026 merupakan keberhasilan mempertahankan tradisi prestasi yang juga diraih pada Porprov 2023 lalu.
“Kami bangga karena atlet-atlet mampu mempertahankan tradisi emas bagi Kabupaten Sumbawa di setiap pelaksanaan Porprov. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet karate terus berjalan dengan baik,” ujarnya.
Meski berhasil meloloskan lima atlet ke partai final, lanjutnya, hanya satu yang sukses meraih medali emas, sedangkan empat lainnya harus puas dengan medali perak.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, Chief de Mission (CDM) Kontingen Porprov Kabupaten Sumbawa H. Patria, beserta seluruh jajaran pengurus KONI yang telah memberikan dukungan penuh mulai dari proses persiapan, pemusatan latihan (TC), keberangkatan, hingga pelaksanaan pertandingan.
Menurutnya, hasil yang diraih saat ini harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet agar mampu melahirkan prestasi yang lebih besar pada masa mendatang.
Selain itu, Senpei Hafid berharap para atlet berprestasi mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa, baik melalui pemberian bonus maupun dukungan program pembinaan berkelanjutan sebagai bekal menghadapi PON Nusa Tenggara Tahun 2028.
“Kami berharap pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Sumbawa. Dukungan tersebut akan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berprestasi dan membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*)












