205 Siswa SMKN 1 Sumbawa Besar Ikuti TKA, 67 Siswa Terkendala Teknis dan Dijadwalkan Susulan

SUMBAWA, infoaktualnews.com – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK Negeri 1 Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), diwarnai kendala teknis yang menyebabkan puluhan siswa belum dapat mengikuti ujian sesuai jadwal. Dari total peserta yang direncanakan, sebanyak 205 siswa mengikuti TKA, sementara 67 siswa lainnya terkendala persoalan teknis jaringan dari pusat dan hampir rata-rata semua sekolah mengalami kendala yang sama.

Pelaksanaan TKA tersebut berlangsung pada 25–28 Oktober 2026. Kendala terjadi di ruang 3 laboratorium komputer sehingga sejumlah siswa belum dapat mengikuti tes sebagaimana yang telah dijadwalkan. Kondisi ini menjadi perhatian pihak sekolah agar seluruh peserta tetap memperoleh kesempatan mengikuti asesmen akademik tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMKN 1 Sumbawa Besar, Syaifullah, S.T., M.M.Inov., menyampaikan harapannya agar para siswa yang mengikuti TKA dapat memperoleh hasil maksimal. Menurutnya, pelaksanaan tes ini menjadi salah satu momentum penting bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan akademik yang telah mereka bangun selama menempuh pendidikan di sekolah.

Pihak sekolah berharap para siswa dapat mengerjakan seluruh materi tes dengan baik, tetap tenang selama proses ujian, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Terkait 67 siswa yang belum dapat mengikuti TKA akibat kendala teknis, pihak sekolah menyampaikan bahwa peserta tersebut akan mengikuti ujian susulan.

“Sebanyak 67 siswa yang belum bisa mengikuti TKA akan mengikuti susulan pada 30 Oktober 2026 mendatang,” ungkap Syaifullah.

Namun, jadwal susulan yang disampaikan tersebut perlu dikonfirmasi kembali karena tanggalnya lebih awal dibandingkan pelaksanaan TKA pada Oktober 2026.

Siswa PKL Tetap Mendapat Kesempatan Mengikuti TKA

Di sisi lain, pelaksanaan TKA bagi siswa SMKN 1 Sumbawa Besar yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) juga tetap menjadi perhatian pihak sekolah. Para siswa yang sedang melaksanakan kegiatan praktik di luar daerah difasilitasi untuk mengikuti tes di sekolah yang berada dekat dengan lokasi PKL mereka.

Tercatat sebanyak 26 siswa yang sedang menjalani PKL di Mataram mengikuti TKA di SMKN 4 Mataram. Langkah tersebut memungkinkan para siswa tetap mengikuti asesmen akademik meskipun sedang berada di luar lingkungan sekolah asal.

Sementara itu, lima siswa jurusan Perhotelan yang sedang menjalani PKL di Pulau Bali mengikuti TKA di SMK Muhammadiyah Bali.

Pelaksanaan TKA di sekolah tempat PKL tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan proses evaluasi akademik siswa, sehingga kegiatan praktik kerja di dunia usaha maupun industri tidak serta-merta menghalangi mereka untuk mengikuti tes.

Bagi siswa sekolah menengah kejuruan, PKL merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran karena memberikan pengalaman langsung di lingkungan kerja. Pada saat yang sama, pemenuhan kegiatan akademik tetap perlu diperhatikan agar siswa dapat menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sekolah Diharapkan Memastikan Seluruh Siswa Terlayani

Pelaksanaan TKA di SMKN 1 Sumbawa Besar menjadi pengingat pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pendukung ujian, khususnya perangkat komputer dan fasilitas laboratorium. Ketersediaan perangkat yang memadai, kesiapan sistem, serta koordinasi teknis menjadi faktor penting untuk mendukung pelaksanaan asesmen agar berjalan lancar.

Pihak sekolah diharapkan dapat memastikan bahwa seluruh siswa yang belum mengikuti tes memperoleh kesempatan yang sama untuk menyelesaikannya sesuai jadwal resmi yang ditetapkan.

Selain itu, koordinasi dengan sekolah tempat siswa menjalani PKL juga menjadi hal penting untuk memastikan pelaksanaan tes berlangsung tertib dan sesuai prosedur.

Dengan adanya penanganan terhadap kendala teknis serta fasilitasi bagi siswa yang sedang menjalani PKL, diharapkan seluruh peserta didik SMKN 1 Sumbawa Besar dapat mengikuti TKA secara optimal dan memperoleh hasil yang mencerminkan kemampuan masing-masing.

Penyelesaian persoalan teknis dan kepastian jadwal bagi peserta yang tertunda menjadi hal penting agar pelaksanaan TKA di sekolah tersebut dapat berlangsung secara tertib, adil, dan memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. (IA)

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)