Sempat Remehkan Profesi Wartawan, Kepala SPPG Dapur Sari Rasa Lenek Sampaikan Permohonan Maaf secara Terbuka di depan Para media

Lombok Timur – infoaktualNews.com || Hubungan antara pelaksana program publik dan insan pers di Kabupaten Lombok Timur sempat memanas dalam beberapa hari terakhir. Hal ini dipicu oleh unggahan status WhatsApp Kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Dapur Sari Rasa Lenek, Muh. Muzairi, yang dinilai melecehkan marwah profesi jurnalis.

Namun, menyadari dampak luas dari tindakannya, Muzairi akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh rekan media dan pihak terkait.

Ketegangan ini bermula ketika sebuah pemberitaan mengungkapkan adanya temuan ulat pada menu makanan untuk ibu hamil yang disajikan oleh Dapur Sari Rasa Lenek. Bukannya menjadikan pemberitaan tersebut sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kualitas layanan, Muzairi justru bereaksi negatif melalui media sosialnya.

Dalam status WhatsApp pribadinya, ia sempat menyebut pemberitaan tersebut sebagai hal yang “bobrok”. Tak hanya itu, ia secara terang-terangan menuliskan narasi yang menganggap profesi wartawan sebagai hal yang remeh, tidak penting, dan bisa dipandang enteng.
Sontak, pernyataan tersebut memancing gelombang kecaman keras. Tidak hanya dari kalangan jurnalis di Lombok Timur yang merasa profesinya dilecehkan, tetapi juga dari aparat penegak hukum hingga masyarakat umum yang menilai sikap tersebut tidak mencerminkan integritas seorang pelayan publik.

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Muh. Muzairi menyatakan penyesalan mendalam. Ia mengakui bahwa emosi sesaat telah mendasari lahirnya tulisan yang menyinggung perasaan para pemburu berita.

“Dari hati yang paling dalam, saya menyampaikan permohonan maaf kepada teman-teman rekan media apabila ada konotasi bahasa atau tulisan-tulisan saya yang menyinggung. Itu murni kekhilafan kami,” ujar Muzairi, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan bahwa pihaknya sangat menghargai fungsi pers sebagaimana diatur dalam undang-undang, terutama dalam hal penyajian data dan fungsi kontrol yang independen. Ia menyadari bahwa kritik mengenai temuan ulat pada menu makanan tersebut seharusnya menjadi masukan berharga agar ke depannya pihaknya lebih hati-hati dan teliti dalam proses penyajian.

Lebih lanjut, Muzairi menegaskan bahwa Dapur Sari Rasa Lenek sangat terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk media massa. Hal ini mengingat tugas yang mereka emban merupakan bagian dari program strategis Presiden yang berkaitan langsung dengan gizi masyarakat.

“Ini adalah program Presiden yang harus kita laksanakan dan sukseskan bersama. Kami sangat terbuka akan masukan dari teman-teman media agar pelaksanaan di lapangan semakin baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pejabat publik mengenai pentingnya sinergi dengan media. Kritik jurnalistik bukanlah serangan pribadi, melainkan instrumen penting untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai standar demi kepentingan rakyat.

Laporan : RY

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)