Lima Desa Masuk KNMP Tahap III, Kadis DKP Sumbawa: Dorong Desa dan Masyarakat Kawal Program Strategis Nasional

Sumbawa, infoaktualnews.com – Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kembali bergulir di Kabupaten Sumbawa. Memasuki tahap ketiga, program strategis nasional yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut saat ini menyasar lima desa yang tersebar di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Sumbawa.

Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat S.Pi., kepada media ini, Jumat (21/8).

Kadis DKP Sumbawa Rahmat Hidayat

Lanjut, Ia katakan ada lima desa yang masuk dalam pelaksanaan KNMP tahap III yakni Desa Labuhan Mapin, Kecamatan Alas Barat; Desa Labuhan Alas, Kecamatan Alas; Desa Bulu Kaung, Kecamatan Empang; Desa Teluk Santong, Kecamatan Plampang; serta Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano.

“Kami mengajak seluruh kepala desa, masyarakat penerima manfaat, hingga jajaran pengurus koperasi yang terlibat dalam program tersebut untuk bersama-sama mengawal dan mendampingi pelaksanaan KNMP agar berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” harap Dayat akrab disapa.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik maupun fasilitas yang diberikan, tetapi juga sejauh mana masyarakat mampu menjaga, mengelola, dan memanfaatkan program tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan masyarakat pesisir.

“Kami mengimbau kepada kepala desa, masyarakat penerima manfaat, termasuk pengurus Koperasi Desa Merah Putih, agar bersama-sama mengawal dan mendampingi kegiatan Kampung Nelayan Merah Putih ini dengan baik,” ujar Dayat.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program KNMP benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Karena itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat di desa penerima program sangat dibutuhkan, mulai dari tahap pelaksanaan hingga pengelolaan setelah program berjalan.

“Ini merupakan program strategis nasional dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Karena itu, mari sama-sama kita dukung agar pelaksanaannya berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Tujuh Desa Telah Masuk Program KNMP

Dengan masuknya lima desa pada tahap ketiga, jumlah desa di Kabupaten Sumbawa yang telah mendapatkan program KNMP dari tahap pertama hingga tahap ketiga kini mencapai tujuh desa.

Pemerintah daerah menyebut pelaksanaan KNMP pada tahap pertama dan kedua telah berjalan dengan baik. Keberhasilan tersebut menjadi modal sekaligus optimisme untuk memastikan pelaksanaan tahap ketiga dapat memberikan hasil yang sama, bahkan lebih baik.

“Alhamdulillah, tahap pertama sudah sukses, tahap kedua juga berjalan dengan baik. Mudah-mudahan tahap ketiga ini bisa berjalan sesuai dengan harapan kita bersama,” ungkapnya.

Lebih jauh, Dayat menegaskan, ukuran keberhasilan program KNMP bukan semata-mata pada terselesaikannya pembangunan sarana dan prasarana, tetapi lebih jauh pada perubahan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Menurutnya, peningkatan kualitas kehidupan masyarakat pesisir harus menjadi tujuan utama dari seluruh rangkaian program tersebut.

“Yang paling penting adalah bagaimana kondisi kehidupan sosial masyarakat kita bisa menjadi lebih baik. Itu yang paling utama,” katanya.

Sumbawa Siapkan Usulan KNMP 2027

Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga membuka peluang untuk kembali mengusulkan desa-desa lainnya sebagai lokasi KNMP pada tahun 2027. ucap Dayat.

Sejumlah wilayah pesisir yang dinilai memiliki potensi untuk mendapatkan program tersebut tengah dipersiapkan untuk diusulkan kepada pemerintah pusat.

Sedikitnya terdapat sekitar tujuh desa yang direncanakan masuk dalam usulan KNMP 2027. Di antaranya Desa Labuhan Kuris, Desa Labuhan Bajo, Desa Labuhan Badas, Desa Labuhan Ijuk, Moyo Hilir, Dusun Prajak Desa Batu Bangka, Desa Kukin, Moyo Utara, hingga Desa Pulau Medang.

“Untuk itu, pengusulan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperluas manfaat program KNMP sehingga tidak hanya dinikmati oleh desa-desa yang telah mendapatkan program pada tahap sebelumnya,” ujarnya.

Pemerintah berharap dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat pesisir di Kabupaten Sumbawa yang memperoleh akses terhadap program pemberdayaan, penguatan ekonomi, serta pembangunan kawasan nelayan.

Bukan Sekadar Pembangunan, Tetapi Mendorong Kesejahteraan Nelayan

Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat pesisir. Program tersebut diarahkan agar masyarakat nelayan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam mengelola potensi ekonomi yang ada di wilayahnya.

Karena itu, keberadaan koperasi serta pengurus di tingkat desa diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Pengelolaan yang transparan, partisipatif dan bertanggung jawab menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Kami juga mengingatkan agar seluruh pihak menjaga semangat gotong royong dan tidak memandang KNMP hanya sebagai proyek pembangunan. Lebih dari itu, program tersebut harus ditempatkan sebagai investasi sosial dan ekonomi bagi masa depan masyarakat nelayan,” harap Dayat.

Dengan bertambahnya desa penerima manfaat dari tahun ke tahun, terang Dayat, Pihaknya, optimistis KNMP dapat menjadi salah satu program yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya usaha-usaha produktif di desa.

Bahkan pelaksanaan KNMP tahap III di lima desa dapat berjalan lancar, tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selanjutnya, pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi sekaligus mendorong perluasan program melalui usulan KNMP tahun 2027.

“Insyaallah, kita akan kembali mengusulkan desa-desa lainnya. Mudah-mudahan program ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat pesisir yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (*)

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)