Sumbawa, Infoaktualnews.com – Dalam rangka optimalisasi pelayanan Publik Service Centre – PSC 119 kepada warga masyarakat di daerah ini. maka Dinas Kesehatan Sumbawa telah memprogramkan untuk segera meresmikan pengoperasionalan gedung PSC 119 dalam bulan Nopember 2021 ini, ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Junaedi, S.Si A.Pt.,M.Si, kepada awak media diruang kerjanya, Kamis (11/11).

PSC 119 ini terang Junaedi, merupakan layanan pra pelayanan kesehatan dan wadah koordinasi untuk memberikan pelayanan gawat darurat dengan pelayanan kesehatan cepat, tepat, cermat dan profesional (Respon Time) yang dilaksanakan secara bersama dengan lintas sektoral terkait selama 24 jam penuh.

Sedangkan menyangkut soal sarana prasarana dan fasilitas penunjang bagi menunjang program PSC 119 ini, Pemda Sumbawa telah menyiapkan sebuah Gedung PSC 119 yang dinilai cukup representatif dan sudah terbangun setahun yang lalu berada dikawasan Sering Kecamatan Unter Iwes Sumbawa berdampingan dengan RSUD Sumbawa Sering.
Terkait hal itu, kata Junaidi merupakan pelayanan kesehatan kegawatdaruratan artinya jika ada warga masyarakat yang menderita sakit yang harus segera mengakses ke pelayanan kesehatan. maka petugas PSC 119 segera bertindak memberikan pelayanan dengan cepat dengan cara menjemput pasien yang bersangkutan guna segera dibawa menuju ke pelayanan kesehatan terdekat, tukasnya.
Dalam menunjang kegiatan operasional PSC 119 tersebut, Dikes Sumbawa telah menyiapkan sejumlah tenaga kesehatan yang didukung tiga unit mobil Ambulance PSC 119. dengan sistem pelayanan untuk tahap awal diutamakan dulu bagi wilayah Kecamatan terdekat seperti Kecamatan Sumbawa, Unter Iwes dan Labuan Badas, dan bahkan kedepannya akan diperluas hingga ke wilayah Kecamatan Moyo Hiir dan Moyo Utara, papar Junaedi.
Junaedi lebih jauh menyatakan, saat ini ada dua unit mobil ambulance PSC 119 yang dipinjam Pemprov untuk menunjang kegiatan event WSBK Mandalika, dengan rencana dalam bulan Nopember ini akan segera diresmikan gedung dan operasional pelayanan PSC 119 tersebut, ujarnya.
Untuk program Tahun 2022 mendatang sambung Junaedi, berdasarkan hasil komunikasi dan koordinasi dengan Pusat maupun Provinsi, memang gambarannya tidak ada bangunan baru sarana kesehatan tetapi ada kegiatan rehablitasi untuk lima Puskesmas Kecamatan yang diusulkan dan akan dijadikan skala prioritas pembenahannya tahun depan.
kendati demikian upaya lobby terus dilakukan, di samping program lainnya yang utama Dikes Sumbawa akan terus berupaya menurunkan Angka Kematian Bayi dan Anak (AKB) dan stunting serta sejumlah program lainnya harus tetap berjalan dengan baik sebagaimana yang direncanakan, pungkasnya.(IA-06)












